|
Nasional
Polisi Selidiki Perusahaan Ekspedisi yang Fasilitasi Pengangkutan Bom
Jum'at, 24 September 2004 | 16:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan ekspedisi, CV Sajira, diselidiki polisi terkait peledakan bom di depan Kedubes Australia, 9 September lalu. Karena menurut Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Polisi Suyitno Landung, perusahaan ekpedisi itu menyiapkan fasilitas mengangkut bahan peledak. Seperti diketahui, bahan peledak sempat dibawa tersangka AAH dari Cengkareng ke Cianjur dan Banten.
Suyitno menjelaskan, CV itu dipastikan bukan milik dua tokoh peledakan bom, Dr Azahari dan Noordin Moh Top. Tetapi perusahaan itu dikelola tiga pemegang saham. Tapi tentang keterlibatan perusahaan tersebut lebih jauh dengan bom Kuningan, hal itu sedang diselidiki polisi.
Menurut keterangan yang diperoleh di Mabes Polri menyebutkan, polisi memeriksa sembilan orang pekerja dari CV Sajira itu. Delapan diantaranya ditangkap di Bandung dan satu di Jakarta. Diantara mereka berinisial AAH yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut Suyitno, AAH itu ikut mengangkut bahan peledakan ke Jawa Barat. CV Sajira itu sendiri membuka cabang di beberapa kota.
Martha Warta - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|