|
Nasional
Yudhoyono Pilih Tinggal di Istana
Jum'at, 24 September 2004 | 15:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memutuskan menetap di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara. Yudhoyono beralasan, pilihan itu akan memudahkan pengaturan kegiatan kepresidenan dari pagi hingga malam hari. Hal itu diucapkannya seusai melaksanakan salat jumat di Mesjid Al-Istiqomah, Cikeas, Desa Nagrak, Gunung Putri, Jumat (24/9).
"Pilihan tinggal di istana akan lebih memudahkan pengamanan, tamu-tamu mudah ditata, tidak perlu mondar-mandir dan tidak terlambat lalu lintas," ujar Yudhoyono. Meski begitu, kata dia, pilihan tinggal di luar istana bukan berarti akan menimbulkan kesulitan dalam penataan tamu-tamu.
Ia juga menambahkan, pilihan untuk menetap di istana itu akan lebih menghemat pengeluaran. Pasalnya, jika tinggal di luar istana, akan ada penambahan biaya fasilitas. "Jadi lebih baik bila kita menggunakan uang tersebut untuk memperbaiki fasilitas yang sudah ada, biar bisa digunakan untuk presiden selanjutnya," katanya.
Ia juga berjanji setelah dilantik nanti, dirinya akan berusaha menyempatkan waktu untuk mengatur pertemuan dengan rakyat sebulan sekali. "Hal itu nanti akan diatur waktunya," katanya. Sebelum hari H pelantikan ia berjanji untuk terus-menerus bertemu rakyat di rumahnya.
Sebelumnya, saat masih berada di dalam mesjid ia mengucapkan syukur atas pemilu yang berjalan dengan damai dari mulai Maret hingga September. "Hal itu patut disyukuri karena itu semua merupakan hasil jerih payah dan upaya masyarakat," ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu setelah delapan bulan bersaing dan berkompetisi mendukung salah satu partai politik dan kandidat tertentu. "Kita kokohkan kembali silaturahmi dan membangun kembali Indonesia yang lebih baik," ucapnya.
Ia mengatakan, akan berusaha sebaik-baiknya menjalankan amanat dan mandat yang diberikan kepadanya. Ia menyadari dirinya tidak mungkin bekerja sendiri. "Sebab itu saya mohon doa restu," kata dia kepada para jemaah di mesjid.
Yandhrie Arvian - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|