|
Nasional
Koalisi Kebangsaan Gagal Karena Pembentukannya Mepet
Jum'at, 24 September 2004 | 15:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kegagalan Koalisi Kebangsaan mengusung pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi ke kursi kepresidenan, disebabkan koalisi tersebut dibentuk terlalu dekat dengan waktu pemilihan. Hal itu diungkapkan Sekjen PDI Perjuangan, Sucipto, ketika ditemui Tempo di ruang kerjanya, di Jakarta, Jumat (24/9) pagi.
Penyeban kegagalan lain, menurut Sucipto, Koalisi ini belum bisa diterima sebagain kader PDIP.
Sehingga menurut Sucipto, Koalisi Kebangsaan tidak bisa dikatakan tidak efektif, hanya belum efektif. Karena itu, diperlukan sosialisasi di masing-masing partai baik kepada kader maupun kepada jajaran di bawahnya.
Selain itu, Sucipto membantah, PDIP telah mengucurkan dana miliaran rupiah kepada Partai Golkar untuk mensosialisasikan koalisi dan dukungan terhadap pencalonan Mega-Hasyim.
Soal pasokan dana inilah yang dipersoalkan sebagian fungsionaris PDIP yang merasa uang sosialisasi itu tidak sampai ke bawah. "Uang siapa, tidak sepeserun PDIP mengeluarkan dana untuk anggota koalisi," kata Sucipto.
Untuk itulah Sucipto beranggapan, Koalisi tetap harus dipertahankan secara permanen hingga lima tahun kedepan. Dan Sutjipto mengharapkan terbentuknya solidaritas dari masing-masing unsur pengisi Koalisi.
Istiqomatul Hayati/Purwanto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|