|
Nasional
Mega Diminta Tidak Membuat Kebijakan Strategis
Kamis, 23 September 2004 | 22:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Megawati masih berhak untuk membuat kebijakan hingga peralihan kekuasaan kepada presiden baru. "Tapi dari etika ketatanegaraan, pembuatan kebijakan tersebut tidak tepat lagi," kata pengamat hukum tata negara Saldi Isra saat dihubungi Tempo, Kamis (23/9) malam.
Saldi mengatakan, semestinya Mega sudah tidak lagi membuat kebijakan strategis di penghujung kekuasaannya. "Terlebih jika kebijakan tersebut dianggap tidak mendukung perguliran semangat yang dibawa pemerintah baru," katanya. Menurutnya, hal tersebut mubazir karena kebijakan itu tidak akan digunakan oleh pemerintah yang baru.
Ia juga menyarankan, untuk amannya, menjelang usai masa pemerintahannya, Mega menyelesaikan agenda tersisa yang bisa diselesaikan dalam satu bulan ini. Salah satunya adalah membuat Keputusan Presiden tentang hakim ad hoc tindak pidana korupsi.
R.R. Ariyani – Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|