|
Nasional
Visum Munir Keluar Pekan Ini
Rabu, 22 September 2004 | 17:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasil visum almarhum aktivis HAM Munir yang meninggal dalam perjalanan dari Indonesia ke Belanda pada Selasa (7/9) lalu akan diberikan pada pihak keluarga Kamis atau Jumat pekan ini. Hal ini diungkapkan juru bicara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda, Elias Ginting kepada Tempo melalui saluran telepon internasional, Rabu (22/9).
"Saat dihubungi tadi pagi, pihak Kementerian Luar Negeri Belanda menjanjikan hasil akan diberikan Kamis atau Jumat," ujar Elias.
Munir meninggal dalam perjalanan di dalam pesawat Garuda Indonesia Airlines GA-974 sekitar 2 jam ketika pesawat akan mendarat di Bandara Schiphol, Amsterdam. Munir berangkat dari Jakarta 6 September 2004, pukul 21.55 WIB menuju Amsterdam untuk melanjutkan kuliah S2 Hukum Humaniter di Universitas Utrecht, Belanda.
Sementara itu, Koordinator KONTRAS Usman Hamid membenarkan keterangan KBRI. "Namun sejauh ini pihak keluarga belum dihubungi lagi," ujarnya.
Hingga visum diperoleh, keluarga aktivis HAM tersebut masih beranggapan kematian Munir wajar karena suatu penyakit. Namun yang hingga saat ini disayangkan oleh rekan maupun keluarga, kata Usman, adalah masih belum jelasnya kronologis kejadian sejak sakitnya Munir hingga almarhum menghembuskan napas terakhir. "Ada beberapa cerita, tapi kami belum mendapatkan detail kejadiannya," tambahnya.
Pihak Garuda yang merupakan penanggung jawab, menurutnya kurang waspada. "Pihak otoritas Schipol pernah menceritakan pada saya mengenai standar darurat di maskapai KLM Belanda, misalnya kalau ada ibu akan melahirkan atau orang sakit, pesawat bisa mendarat di tempat terdekat. Tapi kenapa hal tersebut tidak dilakukan Garuda saat kasus Cak Munir, saya tidak tahu," ujarnya.
Sedangkan saat pemeriksaan oleh otoritas bandara Schipol, lanjut Usman, pihak KBRI maupun Garuda tidak diperkenankan masuk. "Sebenarnya aneh juga, tapi itu kewenangan baik otorita bandara maupun penyidik," ucapnya.
Oleh karena itu hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi yang memuaskan. "Tapi sejauh ini pihak keluarga sendiri, baik mbak Suci (istri Munir) dan keluarga yang lain ikhlas dengan kematian almarhum," tegasnya.
Sita Planasari A - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|