Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapolri Belum Tahu Persis Rencana Australia Bentuk Unit Anti Teror
Rabu, 22 September 2004 | 16:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar mengatakan, dirinya belum mengetahui secara persis maksud dari Australia membentuk unit anti teror. Pasalnya, menurut Da'i, hal itu tidak pernah disinggung-singgung oleh Commissioner Australian Federal Police Mick Keelty. "Selama berkomunikasi dengan dia hal itu tidak pernah disinggung. Jadi saya tidak tahu apa yang dimaksud," ucap dia saat ditemui seusai rapat koordinasi bidang Polkam di Jakarta, Rabu (22/9).

Menurut Da'i, walaupun ada kerjasama selama ini, bentuknya hanyalah tukar menukar informasi atau kerjasama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Kerjasama lainnya, lanjut dia, juga dalam bentuk bantuan peralatan. "Hal-hal itulah yang selalu dikerjakan dalam setiap kerjasama untuk menangkal terorisme," katanya.

Apalagi, Da'i menuturkan, aparat kepolisian dari masing-masing negara mempunyai kedaulatan operasional dalam menjalankan tugasnya. Jadi, Da'i menegaskan, dirinya tidak mengetahui apa yang dimaksud pembentukan unit anti teror tersebut. Ia mengatakan, dalam tataran diplomatik kebijakan kerjasama itu bisa ditanyakan melalui Menteri Luar Negeri. "Kami hanya berbicara soal kebijakan teknis saja," katanya.

Yandhrie Arvian dan Sunariah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolri: Lampung Berpotensi Sebagai Tempat Persembunyian Pembom
Kapolri Tunjukkan Foto Pemilik Terakhir Mobil Pengebom Kuningan
Imigrasi Mataram Bantah Kebobolan Kasus Paspor Marzuki
Polisi Tahan Empat Tersangka Pengebom Kuningan
Polisi Klaim Temukan Keberadaan Azahari
Pemerintah Akan Amandemen UU Terorisme
Kepolisian Daerah Jawa Timur Kejar Sulaiman
Polisi Temukan Dua Lokasi Terkait Kelompok Azahari
Polri Minta Maaf Kepada Korban Martinus dan Arman Syahputra
SMA 6 Semarang Diancam Bom
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data