Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Pertimbangkan Lanjutkan Darurat Sipil Di Aceh
Rabu, 22 September 2004 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah tengah mempertimbangkan melanjutkan pelaksanaan status darurat sipil di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pertimbangan itu didasarkan atas kondisi di lapangan dan beberapa saran dari penanggung jawab pelaksanaan operasi terpadu. "Meski masih harus diklarifikasi sebagian besar penanggungjawab, menyarankan perlunya dipertimbangkan melanjutkannya status darurat sipil," ucap Sekretaris Menko Polkam Laksamana Madya Djoko Sumaryono seusai rakor Polkam di Jakarta, Rabu (22/9).

Djoko mengatakan, disatu sisi setelah tewasnya Ishak Daud secara umum kondisi di Aceh, membaik. "Hal itu dapat ditunjukan dari menurunkan intensitas kegiatan GAM dan meningkatnya jumlah GAM yang menyerahkan diri," katanya. Meski begitu dari kenyataan di lapangan satu orang GAM yang tewas akan menumbuhkan anggota GAM yang baru.

Sebab itulah, menurut Djoko, beberapa penanggungjawab operasi terpadu memberikan saran agar pemerintah mempertimbangkan dilanjutkannya darurat sipil di Aceh. "Jadi tidak ada pembahasan pencabutan status darurat sipil," ucap Djoko. Namun, Djoko mengakui, hal itu tidak mudah begitu saja dilakukan. "Tapi masih perlu kajian dan melihat ke lapangan untuk mendengar langsung suara rakyat Aceh," katanya.

Sejauh ini, pelaksanaan status darurat sipil sudah berjalan empat bulan. Status itu akan berakhir pada November mendatang. Tapi, menurut Djoko, pemerintah belum membahas adanya rencana pengurangan personil yang bertugas di Aceh. Djoko juga membantah, adanya dugaan makin meningkatnya korban sipil selama pelaksaan darurat sipil.

Yandhrie Arvian - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima Muda GAM Wilayah Pasee Tewas
Dua Personil TNI Tewas Ditembak GAM Saat Patroli Pengamanan Pilpres II
Istri Panglima GAM Muzakkir Manaf Ditangkap
Jenazah Ishak Daud Dimakamkan
Puteh Sesalkan Sikap Panglima TNI
Ishak Daud Diisukan Tertembak
Koalisi HAM: 91 Warga Tewas Selama Darurat Sipil
DPRD Aceh Diminta Memanggil Abdullah Puteh
Wakil Kepala Dinsos NAD Bantah Terlibat GAM
Mabes Polri Akan Memanggil Saksi-Saksi GAM
> selengkapnya...


Referensi

Operasi Militer di Aceh
Empat Tahap Resolusi Konflik
Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
UU RI No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi NAD
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data