|
Nasional
Latihan Penanggulangan Kondisi Darurat Digelar di Bandara
Rabu, 22 September 2004 | 10:27 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Latihan penanggulangan kondisi darurat digelar di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (22/9). Latihan dengan skenario ada ancaman bom ini melibatkan berbagai instansi, antara lain petugas Bandara Soekarno Hatta, kepolisian Bandara Soekarno Hatta, Tim Gegana Polri, Rumah Sakit, Garda Kesehatan, Garuda Indonesia, Administrator Bandara Soekarno Hatta dan Departemen Perhubungan. Latihan ini melibatkan sekitar 480 personil.
Menurut Kepala Cabang PT Angkasa Pura II, Untung Rahayu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiagaan para personel dan koordinasi antar instansi dalam penanggulangan kondisi darurat di Bandara Soekarno Hatta.
Garuda Indonesia sebagai air lines juga mendukung latihan kondisi darurat. Latihan ini untuk kedua kalinya diikuti Garuda selama tahun 2004. Sebelumnya, Garuda menyelenggarakan latihan penanggulangan kodisi darurat dengan skenario pembebasan sandera di Bandara Sam Ratulangi Manado, 23 Juni lalu.
Dikatakan Untung, pelaksanaan latihan ini tidak ada kaitannya dengan peristiwa belakangan terakhir, khususnya kejadian Bom Kuningan. "Latihan penanggulangan kondisi darurat telah direncanakan jauh hari sebelum kejadian Bom Kuningan. Latihan penanggulangan kondisi darurat ini merupakan kegiatam berkala," kata Untung.
Untung juga mengatakan, pelaksanan kegiatan ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap pengelola bandara (airport authority) dan operator penerbangan, minimal setiap 2 tahun sekali sesuai ketentuan International Civile Aviation Organisation (ICAO), PP No. 3 tahun 2001, Keputusan Menteri Perhubungan No. 47 tahun 2002 dan Civil Aviation Savety Regulation (CASR).
Ayu Cipta - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|