Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Panwaslu Menerima 101 Laporan Pelanggaran
Selasa, 21 September 2004 | 20:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Panitia Pengawas Pemilu menerima 101 laporan pelanggaran administrasi dan pidana pemilu dalam pelaksanaan pencoblosan 20 September lalu. Pelanggaran umumnya berupa penutupan pencoblosan sebelum pukul 13.00 WIB, dan kekurangan surat suara TPS. "Seharusnya penutupan sebelum waktunya jika sudah ada kepastian seluruh pemilih telah mencoblos," kata anggota Panwaslu Didik Supriyanto bersama Rozy Munir di kantor Panwaslu, Jakarta, Selasa (21/9).

Didik menjelaskan, dari 101 pelanggaran itu, 81 kasus merupakan pelanggaran administrasi. "Tidak ada kasus signifikan," katanya. Sedangkan, 20 kasus pidana selain karena penutupan sebelum waktunya, juga berupa politik uang. Didik mencontohkan, kasus pidana di Makassar, dan Jayapura. Di Makassar, katanya, warga keturunan di Makassar mengadukan adanya intimidasi melalui telepon untuk memilih pasangan tertentu. "Penelepon sudah jelas. Tapi, masih akan diklarifikasi," katanya.

Di Kelurahan Entrop, distrik Jayapura Selatan, Jayapura dugaan money politik dilakukan aparat kelurahan dengan memberikan amplop berisi Rp 100 ribu, brosur lima pilar pemerintahan Mega-Hasyim bergambar pasangan Mega-Hasyim kepada ketua RT setempat. Kasus ini sekarang masih dalam proses pengumpulan data. selain itu, Panwaslu juga masih menemukan dugaan kualitas tinta yang rendah. Kasus kualitas tinta rendah ini terjadi di DKI Jakarta.

Secara keseluruhan, laporan dari daerah tentang persoalan dugaan pelanggaran selama pemilu 2004 karena
kekurangan logistik berjumlah 212 kasus. Karena masalah dengan kotak suara berjumlah 5 kasus, tinta 30
kasus, bilik suara 46 kasus, dan 207 kasus lainnya. Sedangkan, Panwaslu juga menemukan 3853 kasus pemilih yang terdaftar tetapi tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Sebaliknya, terdapat 633 kasus pemilih yang tidak terdaftar tetapi ikut memilih selama tiga kali pemilu. Sedangkan, kasus politik uang seluruhnya berjumlah 246 masalah.

Didik mengaku persoalan selama pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua tidak signifikan. Ia
menyebutkan, pelaksanaan pemilu kali ini lebih baik dibandingkandua pemilu sebelumnya. Angka 101 kasus ini
lebih kecil dibandingkan dalam putaran pertama yang mencapai 136 kasus. "Mungkin elite sudah mulai lelah
untuk berusaha mempengaruhi massa," katanya.

Sementara itu, melihat berbagai pengumuman hasil pemilu saat ini, Rozy mengatakan, Panwaslu meminta
agar semua pihak menerima hasil pemilu dengan lapang dada dan menunggu hasil final melalui penghitungan
manual KPU.

Purwanto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Antisipasi Kerusuhan, Polwil Surakarta Siagakan Sniper
SBY-Kalla Sementara Unggul di Sulawesi Tenggara
Megawati Akan Sampaikan Sikap Setelah Hasil Final Diumumkan
Jusuf Kalla Benarkan Kabinetnya Akan Ambil Menteri Kabinet Megawati
Empat Desa di Maluku Tenggara Tolak Serahkan Hasil Pilpres II
Aa Gym Datangi Pusat Tabulasi Nasional
Panwaslu Akan Sampaikan Pelanggaran Pemilu Besok
Quick Count: SBY Raih 65 Persen Suara di Jawa Timur
LP3ES: SBY Akan Menjadi Presiden Baru Indonesia
Polling: SBY Menang 60,21 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum Presiden
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data