|
Nasional
SBY Yakin Menang
Senin, 20 September 2004 | 10:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon Presdien Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yakin akan memenangkan pemilihan presdien II dengan angka kemenangan 55-60 persen. Hal itu akan dia raih, jika proses pemilihan berlangsung jujur dan adil. Alasan lain yang menguatkan keyakinannya, laporan yang berasal dari seluruh tim dan relawan yang melihat meningkatnya pemilih SBY-Kalla hampir di seluruh wilayah. "Angka rasional kalkulasi saya berkisar 55-60 persen suara," kata SBY usai mencoblos di TPS 05 Desa Nagrak, Cikeas, Bogor, Senin (20/9).
SBY menambahkan, semakin kuatnya kemenangan yang akan dia raih lantaran hampir seluruh jajak pendapat independen menyatakan pasangan SBY-Kalla unggul. Dia menjelaskan, kemenangan pada puratan I --33 persen -- tidak dapat diabaikan. "Kemenangan saya 10 juta suara lebih banyak dari Ibu Mega pada pilihan presiden tahap pertama adalah salah satu buktinya," kata dia.
Soal kemungkinan adanya kecurangan, SBY melihat hal itu mungkin saja terjadi. Dia sendiri sudah mendapat laporan adanya indikasi kecurangan pada pemilihan presiden kali ini. Diantaranya soal tidak diperbolehkannya saksi SBY-Kalla di Bali oleh sejumlah preman. "Kalau itu benar-benar terjadi, akan berdampak buruk pada proses demokrasi di Indonesia," katanya sembari menyatakan menyerahkan pada mekaniskme hukum yang ada untuk menyelesaikan kerurangan dalam pemilu.
SBY berharap kepada negara, penyelenggara pemilu termasuk aparat TNI dan polisi agar menjalankan fungsi secara proporsional dan profesional. "Aparat pemerintah, pengak hukum, dan pemimpin politik, seharusnya dapat mendjadi contoh yang baik dalam membangun demokrasi di Indonesia," pintanya.
Di TPS 05 Nagrak jumlah pemilih yang terdaftar 296 warga dengan jumlah kertas suara yang tersedia, 352 lembar suara. SBY bersama istrinya datang ke TPS sekitar 08.15 WIB. Dia mendapat nomot antrean 108 dan 109. Sedangkan kedua anaknya, Agus Harimurti, Edhie Baskoro Yudhoyono tidak terlihat bersama orangtuanya.
Cahyo Junaidi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|