Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Agama Resmikan Pusat Studi Al Quran
Sabtu, 18 September 2004 | 14:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Said Agil Munawar meresmikan Pusat Studi Al Quran (PSQ) pada Sabtu (18/9) ini. Saat memberikan sambutan, Said Agil berharap lembaga ini memberikan kajian kritis terhadap masalah agama. "Seperti anggapan yang melarang pemimpin perempuan yang kuno itu," kata Said Agil.

Komentar ini disambut tawa para hadirin. Celetukan kecil datang dari deretan tamu acara peresmian itu. "Kampanye, kampanye!" Said Agil hanya tersenyum mendengar celetukan itu. "Nggak, ini bukan kampanye kok," ujar Said Agil tertawa.

Direktur PSQ Muhammad Quraish Shihab mengatakan lembaganya mempunyai visi membumikan nilai Al Quran dalam masyarakat plural. Sebab, kata Quraish, sifat nilai Al Quran universal. Karena itu, ukhuwah (persamaan) menjadi kata kunci bagi gerak lembaga ini.

Dalam khasanah tafsir Al Quran, PSQ akan mengambil posisi menjelaskan semua pandangan yang mengkaji sebuah masalah agama, sekaligus memberi analisa terhadap pandangan itu. "Kita akan menghidangkan semua pendapat, dan jika perlu mengutarakan sikap kita," kata Quraish. Tetapi, Quraish menolak lembaganya bertindak sebagai lembaga penilitian khusus tafsir Al Quran.

Menurut Wakil Direktur PSQ Nasaruddin Umar, lembaganya akan menjadi jembatan antara golongan liberal-progresif dengan golongan fundamentalis. "Kita ingin menyempitkan perbedaan yang ada," ujar Umar.

Kegiatan PSQ sudah dimulai sejak pertengahan tahun 2002. Pada akhir tahun 2002, PSQ mulai membangun sarana fisik untuk menunjang kegiatannya. PSQ juga menerbitkan buku. Buku pertama yang diluncurkan membahas masalah jilbab, dengan judul "Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah. Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendekiawan Kontemporer".

Multazam - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Depag Dapat Tambahan Anggaran Rp 150 Miliar
Pemerintah Disarankan Bentuk Departemen Dikti dan Riset
Izin Bangun Rumah Ibadah Seharusnya Dicabut
Ribuan Madrasah di Jawa Tengah Rusak
Kuota Haji Khusus 2005 Sisa 1.265
Indonesia Prakarsai Pertemuan Internasional Jaminan Produk Halal
Menag Ancam Cabut Ijin PT. Madu Jaya Maqbul
Pendaftaran Haji 2005 Dimulai 1 Juli
Pemuka Agama Tawarkan Kontrak Moral ke Capres
Biaya Penyelenggaraan Haji 2005 Turun
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 75 Tahun 2001 Tentang Perubahan Kedua Atas PP No. 32 Tahun 1967 Tentang Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk07 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data