|
Nasional
Sistem Beranting Akan Dipakai Untuk Pemulangan Massal TKI
Jum'at, 17 September 2004 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menurut rencana, proses pemulangan secara besar-besaran 800 ribu tenaga kerja indonesia (TKI) dari Malaysia awal tahun depan, akan dilakukan dengan sistem beranting: pemulangan bergantian yang melibatkan pemerintah mulai dari pusat, provinsi sampai desa. "Dengan sistem beranting, penyelenggaraan transportasi kepulangan TKI dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang bersangkutan," kata Hotma, Kepala Humas Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) kepada Tempo di Jakarta, Jum’at (17/9).
Hotma mencontohkan, penyelenggara transportasi kepulangan TKI asal Jawa Timur dari Tanjung Priok sampai ke provinsi asal ditanggung Pemerintah Provinsi, dari provinsi ke kota asal dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, demikian seterusnya sampai ke pemerintahan di tingkat Kecamatan dan Desa. "Pemerintah pusat tetap bertanggung-jawab penuh terhadap keseluruhan proses pemulangan," kata Hotma.
Dengan sistem ini, kata Hotma, pembiayaan diharapkan dapat lebih efisien dan kelancaran pemulangan dapat lebih terjamin. "Berdasarkan rapat koordinasi lintas departemen, sampai saat ini diperkirakan proses pemulangan TKI itu akan memakan biaya Rp. 150 miliar. Tapi jumlah pastinya akan ditetapkan dalam waktu dekat dan akan ditetapkan dalam Keputusan Presiden. Sehingga semua persiapan akan dapat tertangani secara maksimal," katanya lagi.
Rina Rachmawati - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|