Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Depsos Bisa Cabut Izin Kuis "Indonesia Sukses" Bila Diminta Panwaslu
Kamis, 16 September 2004 | 22:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Jenderal Departemen Sosial (Depsos) Ruchadi menegaskan Depsos akan segera mencabut izin penyelenggaraan undian berhadiah sayembara kuis "Indonesia Sukses" berhadiah Rp 14,1 miliar setelah pihaknya menerima surat rekomendasi dari Panwaslu. "Kalau Panwaslu sudah mengangggap kuis tersebut meresahkan, segera dicabut izinnya," katanya ketika dihubungi melalui telepon oleh Tempo Kamis (16/9), sembari menyatakan hingga saat ini Depsos belum menerima surat dari Panwaslu. "Rapat kemarin (15/9) Panwaslu tidak mengatakan apa-apa," katanya.

Nah, jika kuis yang diadakan Yayasan IMM (Investigasi, Mediasi dan Monitoring) setelah ditelaah dan dipelajari tidak ada hal-hal yang mengandung unsur judi, membahayakan atau penipuan, serta meresahkan masyarakat, maka izinnya bisa dicabut. Hal itu sesuai dengan Pasal 6 ayat (2) huruf b Keputusan Menteri Sosial No.09/PEGHUK/2002 tentang izin undian. Disebutkan bahwa Menteri Sosial berwenang untuk menunda, mencabut dan membatalkan pelaksanaan kegiatan izin penyelenggaraan undian yang telah dikeluarkan dengan alasan pelaksanaan undian dipandang meresahkan masyarakat.

IMM telah menerima izin penyelenggaraan undian berhadiah pada Rabu (15/9). Sebelumnya IMM baru mengantongi izin prinsipal beriklan yang ditandatangani Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Safwan, atas nama Menteri Sosial RI dengan Nomor 229/PS/U/2004, tertanggal 24 Agustus 2004.

Sebelumnya, untuk mengajukan izin IMM telah melunasi uang usaha kesejahteraan sosial sebesar Rp 1,35 miliar yang disetor ke rekening Mensos.

Badriah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Kampanye Bantah TNI Masuk Desa untuk Dukung SBY-Kalla
Kartu Pos Mega Beredar di Kabupaten Garut Hingga Tasikmalaya.
Panwaslu NTB Akan Laporkan Guruh
Hasyim Muzadi Minta Kasus Buku Kampanye Negatif SBY Diusut
Pesantren Ummu Shabri Kendari Dikirimi Ratusan Selebaran Negatif SBY-JK
IMM Baru Memiliki Izin Prinsipal
BNI Belum Keluarkan Uang Sepeserpun untuk "Indonesia Sukses"
Pramono Anung: Siapapun Boleh Menyampaikan Keberhasilan Pemerintah Sekarang
Tim Hukum Mega-Hasyim Tidak Mempersoalkan Kuis Indonesia Sukses
Panwaslu Minta Klarifikasi Pengurus Kuis Indonesia Sukses
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
Partai Demokrat
Lembaga Informasi Negara
Panwaslu
Centre for Electoral Reform


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data