Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jam Di Kedubes Australia Berhenti Pada Angka 10.28
Rabu, 15 September 2004 | 11:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jam besar yang ada du luar gedung kedutaan besar Australia di Jakarta, berhenti pada angka 10.28. Jam itu mati saat bom meledak di luar gerbang kedutaan dan waktu itulah yang menengarai saat ledakan bom terjadi.

Sementara itu, sebuah mobil Mitsubishi, yang diparkir dekat pintu depan gedung kedutaan, tetap ada di tempat semula, dengan kaca jendela pecah. Tapi, sopir --yang pada saat ledakan, berdiri di sebelah mobil tersebut--, selamat.

Sedangkan bendera Australia, yang selalu dikibarkan di depan gedung tersebut, juga berlobang-lobang terkena serpihan bom. Demikian juga dengan kondisi gedung kedutaan sendiri, yang disebut Dubes David Ritchie, "sedikit berantakan di sana-sini."

Seperti dilakukan di kantor-kantor di kawasan Kuningan yang terkena dampak ledakan, beberapa orang di kedutaan besar Australia juga mulai membersihkan dan memperbaiki bagian gedung yang rusak.

Ritchie menyatakan meminta staf kedutaan untuk sementara meninggalkan Indonesia.

Menurutnya, pegawai kedutaan semuanya terhenyak dan terkejut dengan adanya bom, tapi mereka memiliki reaksi berbeda-beda. "Beberapa duduk dan menangis, tapi ada juga yang langsung melanjutkan pekerjaan mereka. Tapi saya yakin, bom tersebut pasti memiliki dampak cukup kuat pada setiap orang," katanya kemarin.

The Age/Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bom Kuningan Diduga Dipicu dari Jauh
Gedung-Gedung di Kuningan Mulai Diperbaiki
Enam WNI Ditangkap Di Australia
Tim Antiteror Buru Azahari cs ke Daerah
Polisi Mulai Identifikasi DNA
Dua Korban Peledakan Bom Kuningan Telah Dipulangkan
Sepuluh Batalyon Raider Disiapkan Untuk Hadapi Terorisme
Pemilik Terakhir Mobil Pengangkut Bom Diketahui
Rp 1 Miliar untuk Kepala Azahari dan Noordin
Pasca Bom Kuningan, Wisatawan Australia Meningkat
> selengkapnya...


Referensi

Jenderal Laskar Istimata
Doktor Elmaut dari Johor
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data