Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Aliansi Perempuan dan Etnis Tionghoa Dukung Megawati
Selasa, 14 September 2004 | 19:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari pertama masa kampanye pemilihan presiden putaran kedua, Selasa (14/9), calon presiden Megawati Soekarnoputri tidak memanfaatkan waktu tersebut untuk berkunjung ke berbagai daerah. Dia tetap menjalankan tugasnya sebagai presiden saat ini di Istana Negara, Jakarta.

Meski tengah menjalankan tugas kenegaraan, Megawati tetap dapat menangguk dukungan dari Aliansi Perempuan Untuk Keterwakilan Politik dan etnis Tionghoa yang tergabung dalam Perkumpulan Hakka Indonesia.

Usai menghadiri peluncuran buku Pesan Untuk Presiden 2004-2009 di Istana Wakil Presiden, Megawati menerima Aliansi Perempuan Untuk Keterwakilan Politik di Istana Negara.

Aliansi ini terdiri dari sejumlah elemen masyarakat, seperti Aliansi Perempuan Indonesia yang diwakili oleh Nursjahbani Katjasungkana, guru asal SMPN 56 Jakarta Nurlaila, korban penggusuran, ibu-ibu nelayan, dan perempuan korban kekerasan seksual masa penjajahan Jepang.

Nursjahbani menyatakan, Aliansi bertemu Presiden dan membahas berbagai isu yang terkait dengan nasib dan peran perempuan selama hampir dua jam. "Banyak hal, soal penggusuran, nelayan, undang-undang kekerasan dalam rumah tangga, termasuk keterwakilan perempuan di politik," katanya, usai bertemu Presiden.

Aliansi, kata Nursjahbani, meminta keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di kabinet mendatang. "Hal itu juga berlaku di level pegawai negeri eselon satu, dua, gubernur, bupati, camat, bahkan lurah," katanya.

Karena itu, kata dia, Aliansi mensosialisasikan slogan "Perempuan Pilih Perempuan" sebagai bentuk dukungan bagi calon Presiden Megawati. "Kita menyatakan perempuan pilih perempuan, artinya kita setuju perempuan pemimpin," katanya.

Menanggapi permintaan itu, kata Nursjahbani, Megawati menyatakan keterwakilan perempuan di pemerintahan sudah semestinya dilaksanakan karena itu merupakan rekomendasi TAP MPR No. 6 Tahun 2003 dan undang-undang. "Ibu menjanjikan itu. Tapi itu memang sudah seharusnya, karena sesuai rekomendasi TAP MPR dan UU," katanya.

Yura Syahrul

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pimpinan DPRD Kota Bandung Langsung Tandatangani Kontrak Politik
Kampanye Mega-Hasyim Melibatkan Pegawai Dinas Kesehatan
Pengamat: Model Debat Capres Tunjukkan Lemahnya KPU
Ribuan Buruh Kasogi Menyatakan Golput
Kubu SBY-JK Siapkan Ratusan Ribu Relawan Pemantau Pemilu
Gerakan Mahasiswa Datangi KPU
Hizbut Tahrir Demo Tolak Presiden Perempuan
Pelantikan DPRD Sumut Di Demo Ratusan Mahasiswa dan Buruh
3800 Personil Polda Sulawesi Utara Disiagakan
Bandara dan Pelabuhan di NTB Dijaga Ketat
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Situs Megawati-Hasyim Muzadi
Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data