Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Amien Minta Pelaku Pemboman Segera Diungkap
Minggu, 12 September 2004 | 15:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Banyaknya kasus peledakan bom di berbagai wilayah Indonesia harus segera diselesaikan. Untuk itu, tidak ada salahnya jika pemerintah bekerja sama dengan dunia luar dalam mengungkap dan menyelesaikan masalah itu.

"Untuk mengatasi masalah-masalah teroris kita harus bekerja sama dengan masyarakat dunia, dengan Australia, intelijen Singapura, FBI Amerika Serikat dan agen-agen lainnya," kata Ketua MPR Amien Rais seusai memperingati Isra Miraj di Masjid Al Azhar, Jakarta, Minggu (12/9).

Prosedur hukum yang jelas serta pemberian hukuman yang jelas harus segera ditegakkan di Indonesia. Jika kedua hal itu tidak segera dilakukan, terorime tidak akan dapat segera dituntaskan. "Saya tidak peduli, pelakunya muslim atau bukan, dia harus dihukum, bahkan kalau mungkin digantung," katanya.

Hal itu dikatakan Amien karena selama ini umat muslim yang selalu dikambinghitamkan atas kasus-kasus seperti itu.

Peledakan bom di Kedutaan Australia, kata Amien, tidak akan berpengaruh pada pemilu 20 September mendatang. "Masyarakat sekarang sudah tidak bodoh, mereka lebih pintar dan tahu bahwa pemboman itu merupakan tindakan bodoh kelompok tertentu yang ingin mengacaukan negara," katanya.

Kondisi itu dapat dilihat dari keadaan perekonomian yang masih berjalan normal pasca pemboman. "Yaitu dilihat dari nilai rupiah pasca dan sebelum terjadinya bom yang tetap sama, di mana hal itu sangat berbeda dengan perekonomian Indonesia saat terjadinya bom (Marriott) yang perekonomian langsung berhenti total," katanya.

Perubahan sikap masyarakat tersebut, menurut Amien, merupakan kemajuan yang sangat baik. "Ini merupakan indikasi kuat masyarakat sudah bisa berfikir realistis," lanjutnya.

Suryani Ika Sari

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Gelar Rekonstruksi Pertama Bom Kuningan
Tabur Bunga untuk Korban Bom Kuningan
Kepala Puslabfor: Ada Kesamaan Bahan Bom
Kapolri Ingin Gelar Sayembara Untuk Tangkap Dr Azahari
Polisi Temukan Sulfur dan TNT
Polisi Yakin Pembom Naiki Mobil Boks Putih
Australia Tambahkan Rp 32,5 Miliar untuk Penyelidikan Bom Kuningan
Menlu Downer Yakin Pesan Pendek Itu Penting
Pelaku Pengeboman Diduga 3 Anak Buah Azahari
Kondisi Elisabeth Membaik
> selengkapnya...


Referensi

Jenderal Laskar Istimata
Doktor Elmaut dari Johor
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [6]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data