|
Nasional
Kapolri Ingin Gelar Sayembara Untuk Tangkap Dr Azahari
Sabtu, 11 September 2004 | 14:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Merasa terus kecolongan oleh aksi teroris kelompok Dr Azhari dkk, Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menuturkan keinginannya menggelar sayembara berhadiah bagi mereka yang mengetahui informasi kebeadaan Azhari dkk. "Masalahnya uang itu berasal dari mana," ujar Da'i saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Sabtu (11/9).
Menurut Da'i, jika uang untuk sayembara itu ada, dirinya siap mempertanggungjawabkannya. Untuk itu Da'i berharap akan ada yang mau menjadi sposnor sehingga dirinya akan langsung mengumumkan ke publik perihal sayembara ini.
Selama ini, masih kata Dai, untuk menjaring kelompok teroris pihaknya mencoba membongkar informasi lewat jaringan mereka (teroris) sendiri. Misalnya pertemuan
Komandan Satuan Tugas Khusus Anti Teror Bom Brigjen Polisi Gorris Mere dengan Ali Imron yang disebutkan sebagai bagian dari pencarian informasi yang diperlukan. "Memang ada anggota Azhari yang kooperatif seperti Ali Imron dan Abu Fida yang pernah menyembunyikan Azahari," tutur Dai.
Mengenai bom Kedubes Australia, polisi menyimpulkan pelaku masih kelompok Azahri setelah melakukan pengembangan TKP yang kasusnya menyerupai kasus bom Bali dan Marriott. Hasil invetigasi dalam mengejar kelompok teroris juga menunjukkan di Jawa Timur ditemukan sekitar 2 atau 3 orang yang telah menyatakan berani bunuh diri. Namun belum bisa dipastikan apakah orang tersebut menjadi pelaku pengeboman di Kedubes Asutralia atau tidak.
"Sampai saat ini saya sudah minta seluruh Kapolda untuk lebih memperketat pengamanan terutama di tempat-tempat strategis dan kedutaan asing. Saya khawatir ada kejenuhan karena terlalu sering sehingga saat lengah mereka beraksi kembali," jelas Da'i.
Khairunnisa - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|