Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Bank Permata Tidak Terpengaruh Peristiwa Bom
Jum'at, 10 September 2004 | 19:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Proses penjualan PT Bank Permata Tbk, tetap akan dilanjutkan sesuai jadwal tanpa dipengaruhi peristiwa bom di Kedutaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta. Lima investor bahkan menyatakan kesediaannya membeli 71 persen saham pemerintah di Bank Permata.

Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Mohammad Syahrial mengatakan saat ini peminat Bank Permata ini masih melakukan uji tuntas atau due dilligence.

Rencananya minggu depan, kelima investor ini akan bertemu dengan manajemen Bank Permata. "Tadi mereka sudah konfirmasi dan tetap melakukan menyatakan minatnya. Jadi jadwal masih tetap berjalan dengan baik," katanya usai salat Jumat di gedung Sudirman Square, Jakarta, Jumat (10/9).

Ia mengatakan kelima investor akan memberikan gambaran rencana bisnisnya pada 4 sampai 5 Oktober nanti. Setelah itu, dilanjutkan penawaran akhir pada 7 Oktober.

Menurutnya kondisi pasar setelah peristiwa bom ini masih dalam keadaan baik. Para peminat bank ini, lanjutnya, belum ada yang menyatakan mundur dari penawarannya. "Mudah-mudahan pada saat penawaran akhir (final bidding day) tidak ada gangguan," katanya.

Syahrial mengatakan dalam pemaparan rencana bisnis ini, investor akan mempresentasikan proposalnya menyangkut masa depan Bank Permata. Menurutnya kelima investor ini menyatakan minatnya membeli 71 persen saham pemerintah. "Saya rasa itu semangat yang wajar. Memang akan menambah harga lebih nikmat," kata dia.

Syahrial juga mengatakan kejadian bom ini tidak akan mempengaruhi harga jual Bank Permata. Selain itu, lanjut dia, lima konsorsium juga tidak meminta PPA meninjau kembali harga penawaran Permata. Menurutnya PPA masih tetap merekomendasikan nilai buku Bank Permata sebesar 2,39 kali atau sekitar harga Rp 528 per lembar. "Secara fundamental kegiatan makro ekonomi masih berjalan baik," kata dia.

Yandi MR - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indeks Berangsur Pulih
Waktu Penjualan Saham BNI Kemungkinan Molor
BEJ Tidak Hentikan Perdagangan
14 Bank Siap Biayai Industri Tekstil
PT Timah Tidak Akan Bayar Pajak
BI Tidak Jadi Minta Charge ke Pemerintah Rp 8,7 Triliun
Laks Tidak Akan Menindak BUMN Sponsor "Indonesia Sukses"
Indomobil Finance akan Terbitkan Obligasi Rp.300 Miliar
Panwaslu Minta Klarifikasi Pengurus Kuis Indonesia Sukses
PNM Investment Luncurkan Reksa Dana Amanah Syariah
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data