Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapolri: Bahan Ledakan Jenis TNT dan Sulfur
Kamis, 09 September 2004 | 23:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polri Jenderal Dai Bachtiar mengatakan, hasil Laboratorium dan Forensik Mabes Polri menyebutkan, bahan ledakan bom di depan Kedubes Australia berjenis TNT high explosive dan sulfur dari low explosive. Ciri-ciri itu sama dengan ledakan bom di Bali dan Hotel Marriott. "Kemiripan itu diduga dari kendaraan atau mobil yang ditemukan. Bagian-bagian, potongan-potongan mobil sekarang dikumpulkan untuk rekonstruksi," kata Da'i dalam jumpa pers di Mabes Polri.

Dia menambahkan, hasil Labfor itu belum final. Pihaknya kini terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polri belum dapat menyatakan ledakan mengandukng unsur C4 ataupun RDX. Untuk menentukan jenis tersebut tidak dapat dilakukan beberapa jam setelah ledakan.

Da'i menjelaskan, dibandingkan dengan bom Marriott, terjadi semburan api yang besar karena bom yang diletakkan di mobil dengan penuh bahan bakar bensin. Di Marriott tidak terjadi banyak korban karena terjadi di basement. Sedangkan di Kedubes Australia, ledakan terjadi di tanah yang dampaknya menghancurkan gedung-gedung sekitar.

Dalam jumpa pers yang digelar malam ini, Menko Polkam ad interim Hari Sabarno memimpin rapat koordinasi bersama Kapolri Jenderal Dai Bachtiar, Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirayudha, Gubernur Sutiyoso, Menteri Kesehatan Ahmad Sujudi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani dan Kodam Jaya Mayjen Agustadi.

Martha Warta - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dubes: Tidak Ada Sweeping terhadap Warga Indonesia di Australia
Panglima TNI Sesalkan Bom di Kedubes Australia
Akbar Tandjung Jenguk Korban Bom Kuningan
Korban Tewas Bom Kuningan Bertambah
Hendro Priyono : Intelijen Sudah Bekerja Maksimal
Pemerintah Gelar Rapat Menteri
Presiden Megawati Minta Masyarakat Tenang dan Waspada
Hasyim: Bom Kuningan Persulit Posisi Indonesia di Mata Internasional
Jalur Rasuna Said Menuju Imam Bonjol Dibuka Kembali
Pelaku Diperkirakan Menggunakan Suzuki Carry
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Ledakan di Jakarta 2003
Bom di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru
Ciri Khas Bom Kelompok Hambali
Bom Natal 2000
Bom-Bom Hambali
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
PP RI No.24 Thn.2003 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Saksi, Penyidik, Penuntut Umum, Dan Hakim Dalam Perkara Tindak Pidana Terorisme
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data