|
Nasiona
Korban Tewas Bom Kuningan Bertambah
Kamis, 09 September 2004 | 20:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sampai pukul 17.00 WIB, jumlah korban tewas akibat ledakan bom di depan Kedutaan Besar Australia bertambah menjadi delapan orang sedang 168 orang lainnya luka-luka.
"Korban yang terluka ini tersebar di beberapa rumah sakit di Jakarta, antara lain RS AL TNI Mintohardjo, RSCM, MMC, RS Jakarta, RS St. Carolus, RS Medistra, RS Aini dan RS Harapan Kita," ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Mar?ie Muhammad, di RS MMC, Jakarta, pada saat menjenguk korban, Kamis (9/9) malam.
Menurut Mar?ie, PMI bersama lima cabang di DKI sesudah mengerahkan 100 relawan yang tergabung dalam tim satuan penanggulangan bencana (Satgana) dan 11 unit ambulans ke lokasi. "Relawan ini sudah memberikan bantuan pertolongan pertama di RS MMC dan evakuasi beberapa korban ke rumah sakit lain," ujarnya.
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan darah unit transfusi darah PMI Jakarta juga sudah mengirimkan 45 kantong darah ke RS MMC. "Selain itu juga sudah dikirimkan bantuan obat-obatan untuk operasi darurat terhadap para korban. Jumlah obat-obatan ini cukup untuk 100 orang pasien," ujar Mar?ie.
PMI juga menyediakan layanan tracing and mailing service (TMS) untuk membantu masyarakat umum yang hendak mencari tahu data korban. "Jadi masyarakat tinggal menghubungi PMI dan menyebutkan nama, jenis kelamin, serta umur dari keluarganya apabila hendak mencari tahu apakah orang itu menjadi korban ledakan," urainya.
Bagi masyarakat, dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan menghubungi Adi Kuswoyo, Divisi Humas PMI (021-92640335) atau Irman Rahman, Divisi Bemcana PMI (0811-956377) atau kantor pusat PMI di 799-2325 ext. 201 atau 202.
Amal Ihsan - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|