Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Akbar Tandjung Bantah Sudah Bagi-bagi Kursi Kabinet
Kamis, 09 September 2004 | 17:03 WIB

TEMPO Interaktif, Bandar Lampung: Ketua umum Partai Golkar, Akbar Tanjung, membantah sudah ada pembagian kursi kabinet dalam Koalisi Kebangsaan yang dipimpinnya. Saat ini, yang terpikir di benak anggota koalisi adalah bagaimana memperjuangkan pasangan calon presiden Megawati Soekarnoputeri-Hasyim Musyadi.

"Kalau kelak Mega-Hasyim menang, baru kita bicara soal kabinet, itu pun bila diminta. Pada dasarnya, Golkar akan mempersiapkan orang-orang yang profesional di bidangnya," kata Akbar Tanjung, kepada Tempo News Room, usai melakukan sosialisasi koalisi kebangsaan di jajaran pengurus partai Golkar Lampung, Kamis (9/9).

Soal kabinet apa yang akan diisi, kata Akbar, itu adalah hak prerogatif Mega. Akbar sendiri mengaku sudah tidak tertarik lagi terlibat dalam pemerintahan, apalagi duduk sebagai menteri. Dia juga tidak masuk menjadi
anggota legislatif, karena tidak mencalonkan diri. "Saya cukup sebagai ketua umum Partai Golkar saja," ujarnya.

Sebagai bentuk konsistensi dukungan partai Golkar kepada pasangan Mega-Hasyim, Akbar mengatakan akan memberi sanksi kepada para pengurus dan kader partai Golkar yang tidak menjalan keputusan partai. "Sanksi itu bisa berupa teguran, peringatan, bahkan pemecatan," kata dia. Akbar juga mengaku sudah memberikan peringatan kepada para pengurus partai Golkar yang terlibat dalam Forum Persatuan dan Pembaharuan Golkar, yang menyatakan netral.

Ketua koalisi kebangsaan itu juga kembali meminta agar Jusuf Kalla, tidak lagi mencampuri urusan internal partai Golkar, dengan mengunjungi kader partai Golkar di daerah-daerah. "Walaupun dia kader partai Golkar, tetapi kenyataannya dia adalah calon presiden dari Partai Demokrat," kata Akbar dengan nada tinggi.

Meski begitu, Akbar membantah telah terjadi perpecahan dukungan di dalam tubuh Partai Golkar, terutama di daera-daerah. "Bagaimana Anda bisa mengatakan ada perpecahan. Lihat saja, dalam setiap sosialisasi, kader dan
pengurus selalu datang, mulai tingkat propinsi hingga kecamatan dan desa," tuturnya.

Sebelumnya, dalam acara sosialisasi yang turut pengurus partai peserta koalisi, Akbar mengatakan, kepemimpinan Megawati sudah sangat teruji. Mega adalah pemimpin yang dibesarkan dari berbagai gelombang tantangan dan
tekanan. Mega juga pemimpin yang tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan. "Dalam berbagai macam tantangan dan hambatan yang sangat kuat itu ternyata Mega tetap bisa bertahan. Oleh karena itu, mari kita beri
kesempatan kepada Mega untuk melanjutkan memimpin negara ini," kata Akbar.

Fadilasari - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bupati Kader PDIP dan Golkar se-Jateng Berkumpul
Pesantren Ummu Shabri Kendari Dikirimi Ratusan Selebaran Negatif SBY-JK
IMM Baru Memiliki Izin Prinsipal
BNI Belum Keluarkan Uang Sepeserpun untuk "Indonesia Sukses"
Kedatangan Akbar Disambut Demo Antikoalisi
Marzuki: Kuis Mega Bentuk Kampanye untuk Megawati
Koalisi Kebangsaan di Riau dan Kepri Dideklarasikan
Kalla Nilai Peringatan Akbar Basi
Pramono Anung: Siapapun Boleh Menyampaikan Keberhasilan Pemerintah Sekarang
Soal Kuis Mega, SBY Minta Semua Pihak Jujur
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum Presiden
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data