Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bahan Bom Kedubes Australia Diduga Berasal dari Semarang
Kamis, 09 September 2004 | 16:29 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Bom yang meledak di depan kantor Kedutaan Australia, jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta diduga merupakan bagian dari bahan peledak yang pernah ditemukan di Semarang yang sebagian telah dikirim ke Jakarta sekitar Juli 2003 lalu.

Pada 9 Juli 2003, polisi berhasil menemukan puluhuan kilogram bahan peledak jenis high explosive di rumah kontrakan Jalan Sri Rejeki VII/2, Kalibanteng Selatan Semarang. Bersama itu pula polisi menangkap empat terdakwa, yakni Machmudi Haryono, Luluk Sumaryono, Siswanto, dan Suyatno.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Luluk Sumaryono, salah satu terdakwa mengatakan, sebagian bahan peldak yang disimpannya telah dikirim ke Jakarta atas permintaan Musthofa, salah satu terdakwa teroris di Jakarta yang menjadi atasannya.

Yasri Yudha Yahya, Koordinator Tim Pengacara Bom Semarang (TPBS) yang menjadi pengacara keempat terdakwa mengatakan, sangat mungkin bom yang meledak di depan Kedubes Australia itu, bahan bakunya berasal dari Semarang. "Sangat mungkin, bom yang meledak di depan Keduataan Australia itu bahan bakunya berasal dari Sri Rejeki Semarang," kata Yudha kepada Tempo News Room, Kamis (9/9).

Musthofa saja, lanjut Yudha, mengakui kalau bom yang meledak di gedung DPR RI juga berasal dari Sri Rejeki. "Semuanya memang perlu penelusuran. Tapi hal itu sangat mungkin," tegasnya.

Sohirin - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hotel Arya Duta Pekanbaru Diteror Bom
HMI Minta Australia Tidak Terburu-buru Tuding Jamaah Islamiyah
Jalan Rasuna Said Diblokir
SBY Melintas di Lokasi Pemboman
Polda Sulawesi Utara Antisipasi Ledakan Bom
Gubernur BI : Bom Kuningan Berdampak Besar bagi Perekonomian
Pemerintah Mengutuk Teroris
Pangdam: Bom Di Kuningan Serangan Teroris
Sembilan Korban Bom Kuningan Dilarikan Ke Rumah Sakit Medistra
KBRI Australia: Tidak Benar Ada Pengusiran Warga Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Osama Bin Laden
Al-Qaida
Pengejaran Dr. Azahari dan Noordin Mohamad Top
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data