|
Nasional
Sembilan Korban Bom Kuningan Dilarikan Ke Rumah Sakit Medistra
Kamis, 09 September 2004 | 14:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sembilan korban bom Kuningan Dilarikan Ke Rumah Sakit Medistra, Jakarta, Kamis (9/9).
Rata-rata korban yang dibawa ke RS Medistra mengalami luka ringan. Menurut penanggung jawab korban di rumah sakit itu yaitu Dokter Selo Alwi. "Kondisi korban yang terparah adalah patah kaki dan rumah di bagian kepala, saat ini korban yang bernama Salomo itu sedang dioperasi oleh dokter rumah sakit Medistra," katanya.
Empat dari delapan korban di rumah sakit Medistra yaitu Andi, Makmur, Zulfeni dan Handy sudah pulang.
Berdasarkan pengumuman di rumah sakit itu, semua biaya perawatan bom Kuningan ditanggung oleh pemerintah daerah provinsi DKI Jakarta. Biaya yang ditanggung tersebut adalah biaya perawatan UGD dan atau biaya rawat inap kelas tiga. Menurut informasi yang beredar selain di rumah sakit MMC dan rumah sakit Medistra, korban bom Kuningan yakni sebanyak tiga orang juga dirawat di rumah sakit Aini.
Salah satu keluarga korban yang bernama Tita menceritakan bahwa pada saat kejadian, Tita yang sedang hamil besar berada di dalam gedung kantor Bank Pikko yang terletak tepat di depan lokasi kejadian. Gedung yang bernama Bina Perkasa itu sontak memecahkan kaca, lampu padam dan kabel-kabel berjatuhan.
Menurut suami Tita, Tita tidak mengalami luka-luka namun mengalami shock karena ketika keluarga dari gedung Bina Perkasa, ia menemui mayat-mayat yang berkelipangan dan potongan daging yang hitam hangus. "Kami khawatir shocknya itu berpengaruh terhadap kandungannya. Sehingga kami melarikan dia ke rumah sakit," ujar suami Tita yang bernama Tomi.
Ada dua korban yang datang ke RS Medistra tapi identitasnya belum diketahui. Kondisi dua korban tersebut rata-rata mengalami luka di kepala. Namun yang satu tampak agak berat karena tidak bisa berjalan.
Kedelapan korban ini adalah :
1. Andi, 31 tahun, Kompleks Sengkol RT05/02 Cisauk Tangerang,
2. Ir. Makmur, 42 tahun, jalan H. Samali Ujung kaving 10 Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan,
3. Sarbini, 31 tahun, Kompleks Sengkol Sengkol RT05/02 Cisauk Tangerang,
4. Zulfeni, 52 tahun, Perum Aneka Blok G 1 Aneka Elok RT014/009 Cakung Jakarta Timur,
5. Handy Suryadji, 30 tahun, Perkantoran Hijau Arkadia jalan TB Simatupang kaving 88,
6. Nanda Olivia Daniel, 24 tahun, jalan Musyawarah RT05/02 Kebon Jeruk Jakarta Barat,
7. R Samolo, 28 tahun, jalan Malabar No.9 RT07/01 Guntur Setia Budi Jakarta Selatan,
8. Nurmaya Kinardi, jalan Mandala Barat No.16 Tomang Jakarta Barat dan
9. Tita Laksmanawati, 37 tahun, jalan Kresna No.18 RT017/05 Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.
(rina rachmawati-tnr)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|