Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapolri : Modus Bom Sama Dengan Bom JW Marriott dan Bom Bali
Kamis, 09 September 2004 | 14:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolri Jendral Da'i Bachtiar mengatakan dengan terjadinya ledakan di Kedutaan Besar Australia, menunjukkan teroris masih mampu melakukan rektrutmen kembali untuk melakukan bom bunuh diri.

"Dari penyelidikan sementara, dugaan adalah, ada kelompok yang sama yaitu kelompok Dr Azahari, modusnya pun sama dengan dua ledakan sebelumnya yaitu di JW Marriott dan Bom Bali," kata Da'i Bachtiar di lokasi ledakan bom, Kamis (9/9).

Da'i juga mengungkapkan sasaran dari para teroris ini tetap. Yaitu, kedutaan Inggris, Australia, Amerika, Mabes, dan juga tempat pelatihan teror di Semarang. "Selama ini, kejaran terhadap Azahari tetap dilakukan termasuk juga di Jakarta. Namun yang pasti sasaran teroris, tetap," ujarnya. Mengenai kepastian jenis bom yang diledakkan, Da'i menambahkan jenisnya adalah bom mobil. "Apakah ada orang di dalam mobil tersebut, saat ini kita sedang mengidentifikasi." ujarnya.

Menurut Da'i, dari hasil pemeriksaan, dipastikan bom mobil karena ada nomor chasis mobil yang ditemukan. Mobil yang sempat memasuki kedutaan Australia, baru masuk ke jalur lambat sekitar 1 meter dari depan pintu gerbang Kedubes tersebut.

Mengenai jumlah korban, dari laporan yang masuk, ada 4 orang korban tewas yang semuanya WNI, sementara luka berat 8 orang. Tiga orang diantaranya adalah anggota Polri yang bertugas di Kedubes Australia. Sementara itu, puluhan lainnya luka ringan, kini tersebar di beberapa rumah sakit.

M. Fasabeni - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pangdam: Bom Di Kuningan Serangan Teroris
Sembilan Korban Bom Kuningan Dilarikan Ke Rumah Sakit Medistra
KBRI Australia: Tidak Benar Ada Pengusiran Warga Indonesia
Downer Tuduh Jemaah Islamiyah Di Balik Ledakan
4 Korban Bom Kuningan Meninggal Dunia
PM Howard: Ledakan Kemungkinan Berasal dari Bom Mobil
Biaya Perawatan Korban Ditanggung Pemerintah
Pemerintah Australia Keluarkan Travel Warning ke Indonesia
Aa Gym Kecam Pemboman di Kedubes Australia
Menlu Australia ke Jakarta
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Osama Bin Laden
Al-Qaida
Pengejaran Dr. Azahari dan Noordin Mohamad Top
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data