Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Aa Gym Kecam Pemboman di Kedubes Australia
Kamis, 09 September 2004 | 13:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: KH Abdullah Gymnastiar berharap masyarakat dunia bertindak adil untuk tidak menjadikan kasus peledakan bom di Kedutaan Besar Australia, Kamis (9/9) pukul 10.45 WIB sebagai suatu upaya untuk mendeskritkan agama. "Tapi bersama-sama mencari penyebab terjadi kerusuhan ini," katanya. Ia juga sangat mengecam tindakan merusak seperti ini apalagi jika tindakan ini dikaitkan dengan label agama. "Saya betul-betul sangat merasa terpukul," katanya.

Ia menambahkan perbuatan ini sungguh menyakiti begitu banyak orang yang menjadikan agama sebagai sumber kebajikan. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dan tetap mengupaya agar pemilu tetap sukses. "Karena ini amanah untuk generasi sesudah kita," katanya.

Ia berharap aparat bisa bertindak secara cepat dan seadil-adilnya. Ia menyatakan turut berbela sungkawa kepada para korban. "Semoga ada hikmah yang dapat mengangkat keluarga yang ditimpa musibah," katanya.

Ia juga memperingatkan pelaku yang berniat melakukan perusakan dan menyatakan bahwa perbuatan ini sudah menyakiti banyak orang dan mempermalukan serta mencoreng nama baik bangsa Indonesia. "Sebab itu jangan terpikir lagi melakukan perbuatan keji ini," kata. Ia menambahkan, semoga Allah mengembalikan arti menemukan indahnya kehidupan.

Badriah - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menlu Australia ke Jakarta
BEJ Imbau Investor Tidak Panik
Banyak Korban di Kedutaan Besar Australia
Presiden Akan Mengunjungi Lokasi Ledakan
80 Dirawat, 3 Tewas di MMC
PM Australia: Informasi Akan Adanya Serangan, Sudah Diterima Beberapa Hari Lalu
Potongan-potongan Mayat Tersebar
Saksi Korban: Kejadian Begitu Cepat
Rapat Dengar Pendapat Kapolri dan DPR Dihentikan
Perwakilan Indonesia di Australia Tunggu Sikap Pemerintah Setempat
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Ledakan di Jakarta 2003
Bom di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru
Ciri Khas Bom Kelompok Hambali
Bom Natal 2000
Bom-Bom Hambali
PP RI No.24 Thn.2003 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Saksi, Penyidik, Penuntut Umum, Dan Hakim Dalam Perkara Tindak Pidana Terorisme
UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data