|
Nasional
Imparsial Menunggu Hasil Autopsi Jenasah Munir
Rabu, 08 September 2004 | 20:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Jenasah Munir akan dimintakan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Hal ini dilakukan karena saat meninggalkan Indonesia, Munir dalam kondisi sehat. "Kita tidak boleh mengambil spekulasi tentang kematian Munir, hal ini akan menambah beban yang tidak perlu bagi keluarga Munir," kata Rachland J. Nashidik, Direktur Operasional Imparsial, Rabu(8/9) pada wartawan di kantor Imparsial di Jakarta.
Hasil autopsi, lanjut Rachland, akan diketahui hari Jumat ini. "Akan kita umumkan hasil resmi hasil autopsi dari aparat hukum Belanda," kata dia. Istri Munir, Suciwati, dan empat orang dari Imparsial telah berangkat ke Belanda untuk menjemput jenasah Munir. Selain itu mereka juga akan meminta petugas di Belanda untuk melakukan autopsi. "Tidak hanya visum saja," kata Azam Khan, salah satu teman Munir.
Saat pergi, Munir dalam kondisi sehat. Namun, Rachland mengakui bahwa Munir bebrapa waktu lalu pernah menderita pembengkakan ginjal. Menurut Rachland, penyakit Munir tersebut telah dirawat dan oleh dokter dinyatakan dalam keadaan baik.
Selain itu, untuk menjalankan studi ke luar negeri diperlukan general check up untuk mengurus asuransi. Sepengetahuan Rachland, dari informasi yang disampaikan oleh istri Munir, Suciwati, hasil check up kondisi kesehatan Munir secara umum dinyatakan baik. "Tidak ada yang mencurigakan," kata dia.
Pihaknya juga telah memikirkan untuk membuat Trust Fund untuk membiayai keluarga Munir. "Terutama untuk Alif, anaknya yang terbesar," kata dia.
Malam ini, sekitar pukul 20.30 WIB, Kontras akan mengadakan tahlilan untuk mendoakan arwah Munir. Belasan karangan bunga memenuhi kantor Imparsial di Jl. Diponegoro No. 8 Jakarta Pusat. Jenasah Munir, menurut rencana akan tiba di Indonesia, Jumat.
Sutarto - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|