Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Masyarakat Korban Sutet Mengakhiri Unjuk Rasa Sore Ini
Rabu, 08 September 2004 | 16:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Korban Sutet (IKKS) masih bertahan di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu (8/9). Sejak Selasa kemarin, mereka mendatangi Istana, menuntut Presiden Megawati Soekarnoputri membentuk tim penyelesaian dan pembebasan atas tanah dan rumah yang berada di bawah jalur Sutet (Saluran Udara Tegangan Tinggi). "Kami menuntut agar warga yang menjadi korban Sutet diikutkan dalam tim penyelesaian yang dibentuk oleh presiden," kata Rey Christian, Humas IKKS kemarin.

Menurut rencana aksi ini berakhir sore nanti. Hal ini setelah presidium IKKS memperoleh kepastian, Megawati telah mengeluarkan surat keputusan untuk membentuk tim penyelesaian korban Sutet. "Anggota presidium sudah melihat surat tersebut dan di dalam surat tersebut terdapat tandatangan Megawati dan kop suratnya resmi dari presiden," kata Rey.

Sebagian massa yang berasal dari Bogor, tadi malam telah pulang ke daerah masing-masing. Sedangkan masyarakat yang bertahan di depan Istana Negara berasal dari kabupaten Sumedang, Cianjur, Cirebon, Majalengka, dan Bandung. Jumlah mereka sekitar 3.000-an orang.

Sehari sebelumnya, mereka telah bertemu dengan Menko Kesra. Namun Menko Kesra hanya menjanjikan akan menyampaikan aspirasi ini kepada presiden. Massa tidak dapat menerima penjelasan tersebut dan terus bertahan di depan Istana Negara sampai keluarnya putusan.

Sutarto - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Korban Sutet Unjuk Rasa Di Depan Istana
Obligasi PLN Dikeluarkan Setelah Pilpres
Di Banyumas, Pekerja Bentrok dengan Aparat
Mesin PLTGU Pemaron Bermasalah
Hujan Buatan Gagal, Pemadaman Berlanjut di Sumatera
Pasokan Listrik Sumatera Selatan Aman Selama PON XVI
Subsidi Tahun 2005 Rp 33,6 Triliun
SP PLN Ajukan Banding Kasus Kontrak Listrik Paiton
Padamnya Listrik Tak Mengganggu Aktifitas Bandara
Minat Investor untuk Membangun PLTA Rendah
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data