Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Megawati Diminta Peduli Terhadap Nasib Perempuan dan Anak-anak
Kamis, 02 September 2004 | 12:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Forum Pemerhati Perempuan Indonesia (FPPI) meminta agar Megawati selaku presiden perempuan agar lebih peduli terhadap nasib perempuan dan anak-anak. Selama ini, Megawati hanya sebagai simbol dan bukan pemimpin yang sesungguhnya.

"Kami minta agar Mega, dapat memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak-anak, terlebih beberapa saat lagi akan ada pemulangan TKI besar-besaran," kata Yanti Suprapman, Ketua Forum Pemerhati Perempuan Indonesia di bundaran Hotel Indonesia, Kamis (2/9).

Menurut FPPI adalah sebuah kebanggaan besar, seorang perempuan dapat memimpin bangsa Indonesia, namun kebanggan itu menjadi bisa, karena selama pemerintahan ditangan Megawati, justru tidak peka terhadap nasib perempuan dan anak-anak. Megawati terbukti tidak perduli terhadap kasus Buyat, dan kasus TKI Nunukan, seta nasib buruh perempuan.

Karenanya, FPPI menyatakan sikap untuk mengajak agar kaum perempuan diseluruh bangsa Indonesia tidak terjebak dengan pernyataan bahwa perempuan sebagai simbol. Mengutuk eksploitasi kaum perempuan dan menuntut adanya kepemimpinan nasional. SPPI juga meminta pemerintah menangani tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak, serta mengantisipasi pemulangan TKI dari Malaysia.

Muhamad Fasabeni - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Buruh PT Sarana Tutup Jalan, Lalu Lintas Macet Total
Pemda Jakbar BAP-kan Empat Perusahaan
Pemeriksaan Uji Materiil UU Ketenagakerjaan Sudah Cukup
Pemerintah Didesak Usut Kematian Misterius TKW
Lokalisasi PSK di Manado Perlu Dikaji
Pekerja Mc. Dermott dan Singacom datangi Disnaker
Malaysia Berjanji Hentikan Razia TKI Ilegal
TKI Ilegal dari Malaysia Tidak Akan Dipulangkan Menjelang Pilpres
Ratusan Ribu TKI Ilegal di Malaysia Tidak Akan Dipulangkan
Dumai Tolak Menjadi Pintu Masuk TKI Ilegal
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
KASUS MARSINAH
Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data