Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Fahmi Kemungkinan Dipulangkan Melalui Turki
Kamis, 26 Agustus 2004 | 16:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jenazah Fahmi Ahmad, warga negara Indonesia yang tertembak di Mosul, Irak, kemungkinan akan dipulangkan melalui Turki. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan, jalur melalui Turki paling memungkinkan, karena dinilai paling mudah dan paling aman.

Untuk mengurus pemulangan Fahmi, sejak beberapa hari lalu dua staf Kedutaan Besar Indonesia di Yordania telah berada di Mosul. Namun, belum diperoleh informasi yang pasti kapan dan bagaimana jenazah Fahmi akan dipulangkan.

“Saya tidak mau berspekulasi dan memberikan harapan-harapan kepada keluarga Fahmi. Saya hanya bicara yang paling realistis,” kata Hasan kepada wartawan di Istana Negara Jakarta, Kamis (26/8).

Fahmi, lulusan Universitas Indonesia, bekerja di Irak dan dikontrak salah satu perusahaan untuk mengerjakan proyek di sana. Beberapa hari lalu Fahmi tewas tertembak. Menurut Hasans, belum dapat dipastikan siapa pelaku penembakan tersebut. Dalam kondisi seperti di Irak sangat sulit memastikan siapa pelaku penembakan seperti itu.

Hassan mengatakan, Pemerintah Indonesia terus berusaha menjalin komunikasi, baik dengan pemerintahan transisi Irak maupun dengan Pemerintah Amerika Serikat bagi upaya pemulangan Fahmi. Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan Penta Consulting perusahaan yang mengkontrak Fahmi, untuk memulangkan Fahmi.

Sapto Pradiyo - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Keluarga Fahmi Mengharapkan Bantuan Departemen Luar Negeri
Protes Serangan Tentara AS ke Najaf di Depan Kedubes AS
Deplu: Pengadilan Internasional Kasus Timtim Ganggu Hubungan Bilateral
Menlu Bantah Pembentukan Komisi Ahli Kasus Timor Timur
Malaysia Berjanji Hentikan Razia TKI Ilegal
Depnakertrans Desak Deplu Keluarkan Nota Diplomatik
Ratusan Ribu TKI Ilegal di Malaysia Tidak Akan Dipulangkan
Pemerintah Sesalkan Tertembaknya TKI Ilegal
Indonesia Akan Selenggarakan Seminar Terorisme
Presiden Melantik Delapan Duta Besar Baru
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2004>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data