Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TKI Mulai mendatangi Nunukan
Rabu, 21 Juli 2004 | 12:31 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda:Para pekerja asal Indonesia yang bekerja di negeri jiran, Malaysia sudah mulai mengkhawatirkan kebijakan negara setempat yang akan memulangkan secara paksa pekerja yang diketahui beridentitas illegal.

Pekerja mengaku, saat ini perusahaan tempat mereka bekerja sudah mulai melakukan penekanan bagi pekerjanya untuk kembali ke Indonesia guna mengurus surat-surat keimigrasiannya.

Soedarmo, 31 tahun, pekerja perkebunan sawit di Sabah
asal Jawa Timur mengemukakan, dalam sepekan ini
kemungkinan besar teman-teman seperusahaannya akan
menuju kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Dia dengan
beberapa teman lainnya adalah rombongan pertama yang
berangkat ke Nunukan untuk menghindari terjadinya
pembludakan secara massal.

"Kami menghindari pembludakan kawan-kawan pekerja
lainnya yang akan mengurus surat keimigrasian di
Nunukan. Kami sudah rasakan kondisi tahun lalu yang
harus antri berhari-hari untuk mengurus surat
keimigrasian," ujar Soedarmo yang mengaku sudah 3
tahun bekerja di negeri itu.

Pemerintah kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur yang
merupakan pintu masuk perbatasan Tawao, Malaysia,
sudah menyatakan kesiapannya untuk menampung para
pekerja yang akan mengurus surat keimigrasiannya.
"Kami sudah siap menampung pekerja apabila hal itu
diperlukan dan tim satuan tugas (satgas) tetap
diberlakukan untuk membantu pekerja," ujar Kepala Bagian Humas kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, Ilham.


Namun kondisinya saat ini, kata Ilham, masih dinyatakan
normal dan belum terjadinya lonjakan kedatangan.
Setiap hari, kedatangannya masih berkisaran 50 orang.
Dan belum terlihat terjadinya lonjakan pekerja yang
mengurus keimigrasiannya maupun kepadatan kapal-kapal
jalur Nunukan-Tawao.

"Kami akan terus lakukan pengamatan. Baik di
penampungan-penampungan perusahaan penyalur TKI maupun
jumlah penumpang kapal-kapal laut yang datang maupun
kembali ke Malaysia," ujarnya.

Ilham mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum
menerima informasi kedatangan TKI melalui Nunukan
dari pemerintah pusat maupun konsulat Indonesia di
Tawao.

Diharapkan, ada informasi cepat dari berbagai
pihak. Sehingga, kedatangannya tidak langsung memadati
sepanjang jalan Nunukan. "Itu pengalaman yang kami
dapatkan pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga,
pengalaman sebelumnya itu menjadi acuan kami untuk
mengantisipasi maraknya TKI," ujarnya.

Pada tahun 2003 saat maraknya TKI ke Nunukan, Ilham
mengungkapkan, jumlah TKI yang masuk melalui kabupaten
itu sebanyak 136 ribu jiwa. Kabupaten Nunukan, katanya
lagi, telah mempersiapkan penampungan di beberapa
lokasi. Penampungan secara massal disiapkan di
Mambunut dan Sedadap yang bisa menampung 15 ribu
orang. Sedangkan sisanya lagi, bisa ditampung di
perusahaan-perusahaan penyalur TKI.

Rusman ? Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Depnakertrans Gandeng BNI
Indonesia Siap Mengantisipasi Pemulangan TKI
Menakertrans Perintahkan Cabut SIUP PT AAJ
KBRI Buat SPLP untuk Pulangkan TKI Ilegal
Setiap Minggu 200 TKI Pulang Dari Malaysia
Ditangkap, TKW Dibawah Umur
Peraturan Pemerintah Pusat Tak Lindungi Buruh Migran
80% TKW di Penampungan KBRI Menjadi PSK
Ratusan Buruh Migran Unjuk Rasa
Menteri Tenaga Kerja: Kualitas TKI Tidak Memadai
> selengkapnya...


Referensi

HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
Federasi Serikat Buruh, PJTKI, BPPD dan BP2TKI
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data