Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Koalisi Partai Golkar Tidak Akan Libatkan Wiranto
Jum'at, 16 Juli 2004 | 18:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golkar tidak akan melibatkan Wiranto ketika berkoalisi dengan salah satu calon presiden yang lolos ke putaran dua. Menurut Ketua Umum Partai golkar Akbar Tandjung, koalisi yang akan dibangun itu merupakan kebijakan partai dan menjadi kewenangan sepenuhnya partai untuk memutuskan apa yang akan diambil.

Menurut Akbar usai salat Jumat di Mesjid DPR, Jakarta (16/7), ada pembedaan antara pelibatan Wiranto dalam konvensi dengan koalisi yang akan dibangun partai beringin itu.

Di dalam konvensi Partai Golkar, Wiranto memang memenangkannya dan diusung partai bertarung di pemilihan presiden tahap pertama. "Itu sudah diperjuangkan. Kalau itu tidak berhasil, ya itulah pilihan rakyat. Tema kita kan biarkan rakyat memilih,"kata dia. Langkah selanjutnya, kata Akbar, menjadi kewenangan partai lah untuk menentukan perjuangan.

Kemungkinan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa? Diakui AKbar, dalam pemilihan presiden tahap pertama, partai memang telah menggandeng Salahuddin Wahid dari PKB. Hanya, ia tak menjamin kerja sama ini bisa dilanjutkan lagi. Kata Akbar, bisa saja dalam pemilihan tahap kedua, kerja sama ini terjalin lagi. Secara resmi, tugas partai mencalonkan wakil dari PKB sudah selesai dalam pilpres tahap pertama.

Terkait adanya pertemuan Partrai Golkar dengan PDIP, menurut dia, koalisi keduanya sangat dimungkinkan. Tapi pertemuan itu, kata Akbar, belum pertemuan resmi partai. Begitu juga dengan pertemuannya dengan kandidat wakil presiden Jusuf Kalla hanya dianggapnya sebagai komunikasi informal. Partai masih menunggu perhitungan Komisi Pemilihan Umum mendekati akhir. Baru setelah itu, partai akan menentukan langkah selanjutnya apakah berkoalisi dengan SBY atau Megawati.

Kebijakan yang akan diambil itu, menurut Akbar akan diputuskan dalam rapat pleno dengan mengundang anggota di di daerah. "Mudah-mudahan minggu keempat Juli sudah bisa ditentukan," kata dia Akbar.

Istiqomatul Hayati ? Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Megawati Mulai Dekati Muhammadiyah
KPU: Pemilu di Al-Zaytun Diulang
Pemerintah dan DPR Tunda Anggaran Tambahan Pilpres Kedua
Panwaslu Temukan Ratusan TPS Fiktif di Jawa Timur
Tim Mega: Pembunuhan Caleg PDIP Bermuatan Politik
DPR Setujui Perpu Pemilu
8.000 Suara untuk SBY Dicoblos Oknum di Tawao
Pemantau Minta Pilpres Tahap II Ditunda
Hasyim Muzadi Kunjungi Kiai Subadar
Presiden Serahkan Bantuan Kependudukan Rp 15,2 Miliar
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data