Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

80% TKW di Penampungan KBRI Menjadi PSK
Senin, 12 Juli 2004 | 12:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:80% dari tenaga kerja wanita (TKW) yang tinggal dipenampungan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia adalah korban pekerja seks komersial (PSK) yang dijual oleh calo dan agen penjualan perempuan dan anak-anak. ?10% dari mereka di bawah umur 16-20 tahun,? kata akil Koordinator Migran Care Anies Hidayah, kepada Tempo News Room, Senin (12/7).

kondisi TKW korban PSK seperti diceritakan Anies mengalami kondisi memprihatinkan. Mereka menderita sakit kelamin karena tidak memperoleh pemeriksaan kesehatan secara intensif. Padahal ketika menjadi PSK mereka harus melayani 13 orang per hari tanpa digaji sepeser pun.

Kondisi TKW makin memprihatinkan karena tempat penampungan KBRI Kuala Lumpur sempit dan pengap. Hanya terdiri dari 3 bilik berukuran 3 x 3 meter, masing-masing bilik ditempati sekitar 90 orang.

Meski TKW korban PSK sudah ada laporan polisnya, namun proses hukum yang panjang dan relatif memakan waktu yang tidak menentu membuat mereka kehilangan semangat untuk meneruskan kasusnya.

Tidak sedikit yang hanya pasrah dan berharap dapat pulang ke Indonesia meski mereka harus menanggung malu kepada keluarga dan masyarakat yang selama ini mempunyai pandangan negatif terhadap PSK.

Sepanjang bulan Januari-Mei 2004, tercatat 91 TKW yang dijadikan PSK dengan janji akan dipekerjakan di restoran. Anis mengatakan jumlah ini terus bertambah.

Para TKW korban PSK ini berstatus ilegal karena hanya dibekali visa kunjungan wisata yang hanya berlaku 1 bulan. Dari segi usia, 95% dipalsukan identitasnya.

Berdasarkan data dari Migran Care, pemain kunci dalam perdagangan seks buruh di Malaysia adalah Allen, Ah Yong dan Hellen, Kuching dengan catatan kasus sebanyak 57 kasus (66,28%). Sementara pemain lain hanya memiliki kasus kurang dari 10 atau kurang dari 10%. Rating kasus mereka berturut-turut adalah Ah Seng 6 kasus, Rico 4 kasus, Ah Chiu, Alex, Kuala Lumpur dan Ahmad masing-masing 3 kasus, Hendi dan Koko masing-masing 1 kasus dan 8 kasus tidak dikenal.

Sementara kasus PSK paling banyak menimpa usia 23 thn dengan 10 kasus (11,63%), usia 21 thn 9 kasus (10,47%) usia 26 thn dan 28 thn masing-masing 6 kasus, usia 25 thn 3 kasus dan usia 31 thn 1 kasus. Sementara PSK di bawah umur (usia 16-20 tahun) paling banyak menimpa usia 19 thn dengan 17 kasus, berturut-turut disusul usia 17 thn 6 kasus, usia 18 dan 20 thn masing-masing 5 kasus dan usia 16 tahun 4 kasus.

Badriah - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Buruh Migran Unjuk Rasa
Menteri Tenaga Kerja: Kualitas TKI Tidak Memadai
Amien Rais Jemput TKI
Puluhan PJTKI Ancam Gugat APJATI
15 TKW Stres 'Tertahan' di RS Polri
Buruh Migran Diperkosa Agennya
TKW Asal Sumbawa di Riyadh Tewas
NTT Kirim Ratusan TKI ke Malaysia
Ribuan Pekerja Anak di Malang Terancam Penyakitan
Menlu: Keributan Pekerja Rusak Citra Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Studi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Terhadap Jenis-Jenis Pekerjaan Berbahaya Untuk Pekerja Anak-Anak
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
UU No. 1 Tahun 2000 Tentang Pengesahan Konvensi ILO nomor 182 Mengenai Pelanggaran dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak
Kepres RI No. 59 Thn.2002 Tentang Rencana Aksi Nasional Penghapusan Bentuk - Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data