|
Nasional
Penerbit Al Quran Bermasalah Minta Maaf
Rabu, 07 Juli 2004 | 12:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penerbit Al Quran bermasalah PT.Madu Jaya Maqbul Surabaya telah mengirimkan surat permintaan maaf kepada Menteri Agama. Demikian disampaikan Kabag Humas Depertemen Agama RI H. Soefyanto Kepada Tempo News Room, Rabu (7/7).
Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Direktur PT Madu Jaya Maqbul Surabaya, Haryanto Kusumomadyo tertanggal 2/7 2004 permohonan maaf ditujukan kepada Menteri Agama dan umat Islam. Pihaknya juga berjanji akan menarik kembali Al Quran didalamnya terdapat tulisan Yesus Kristus dan ajaran Nasrani, dari toko-toko buku Indonesia.
"Jadi saat ini, mengenai ijin PT. Madu Jaya Maqbul Surabaya masih kami proses," kata Soefyanto
Sementara itu, Kepala Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Departemen Agama RI, H. Athomudzar dalam surat yang dikirimkan kepada menteri agama pada tanggal 6/7 2004 menyampaikan Lajnah akan tetap melakukan pemantauan terhadap langkah-langkah yang ditempuh oleh penerbit tersebut. Yaitu dalam proses penarikan dan pengecekan Al Quran bermasalah itu. Selanjutnya berkenaan dengan peninjauan status dari penerbit Al Quran tersebut (Izin Tashih) akan dilakukan setelah pihak yang bersangkutan memenuhi tanggung jawab yang diutarakan dalam surat pernyataan yang dikirimkannya.
Suryani Ika Sari ? Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|