|
Nasional
ASEAN Sepakati Rencana Aksi Komunitas Keamanan ASEAN
Rabu, 30 Juni 2004 | 22:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertemuan tingkat menteri ASEAN menyetujui usulan Indonesia dalam rencana aksi mengenai Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community).
“Namun bagaimana tepatnya rencana ini masih belum bisa dipublikasikan. Kami harus menunggu untuk dibawa pada kepala negara masing-masing,” ujar Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda, Rabu (30/6).
Pernyataan itu muncul dalam komunike bersama yang akan dibawa ke tingkat Pertemuan Tingkat Tinggi di Vientiene, Laos, tahun depan. Dalam komunike tersebut, rencana aksi ini akan dibahas lebih lanjut untuk dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia untuk disampaikan pada pertemuan tahunan tingkat tinggi (Konferensi Tingkat Tinggi) ASEAN di Vientiene, Laos.
Komunitas Keamanan ASEAN ini, kata Wirajuda, mencakup lima elemen pokok, yaitu pembangunan politik, pembentukan norma pergaulan kawasan, pencegahan konflik, penyelesaian konflik dan pembangunan damai pascakonflik. Dalam hal ini, keamanan diartikan sebagai kerja sama politik dan keamanan.
Mengenai Myanmar, ASEAN menilai ada kemajuan dalam sikap Myanmar terhadap isu demokrasi di negaranya. Wirajuda menambahkan, Myanmar berjanji akan memberikan kesempatan kepada pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Aung San Suu Kyi untuk ikut serta dalam pemilihan umum yang akan diadakan secara nasional. Hal ini akan diberikan setelah Konstitusi Myanmar terbentuk. “Tidak ada pernyataan kapan persisnya, tapi ini adalah sebuah kemajuan besar,” ujarnya.
Menurut Wirajuda, sebagaimana dikatakan Menteri Luar Negeri Myanmar Uwin Aung, Myanmar saat ini sedang dalam proses rekonsiliasi yang harus dilakukan dengan hati-hati. Banyak suku yang ada dalam Myanmar membuat pertimbangan ini muncul untuk menjaga persatuan bangsanya. “Dan ASEAN menghargai itu,” ujar Wirajuda.
Yophiandi/Faisal Assegaf - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|