|
Nasional
Sarwono: Kebakaran Hutan Akan Terus Terjadi
Sabtu, 26 Juni 2004 | 16:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kebakaran hutan seperti yang terjadi di Provinsi Riau belakangan ini ditengarai akan terus terjadi. Demikian disampaikan mantan Menteri Lingkungan Hidup, Sarwono Kusuma Atmaja di Jakarta, Sabtu(26/6).
"Pembakaran lahan untuk pertanian dimulai sejak 1996, lewat Menteri Pertanian yang bertekad menjadikan Indonesia produsen minyak sawit terbesar di dunia. Kemudian, keluarlah izin-izin pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatera. Saat itu musim kemarau, tapi pembukaan lahan perkebunan dilakukan dengan cara pembakaran," kata Sarwono.
Kebijakan itu, kata Sarwono, berjalan sendirian tanpa ada pertimbangan dari Departemen Kehutanan dan Lingkungan Hidup. "Saat itu, saya juga sudah katakan, kebijakan itu tidak benar," kata Sarwono lagi. Lagipula, 85 persen penyebab kebakaran hutan adalah Hutan Tanaman Industri(HTI) dan Perkebunan. Sisanya adalah peladangan berpindah.
Tindakan hukumpun dirumuskan pada akhir 1997 untuk menangani pembakaran hutan. Semua peraturan diubah untuk menegaskan, pembakaran tidak boleh dilakukan lagi. Tapi ternyata, peraturan seakan tidak berguna, dan kejadian pembakaran terus berulang tiap tahun. "Tidak ada cara lain, kecuali membawa kemampuan pencegahan itu pada masyarakat. Tidak bisa menanggulanginya dengan kebijakan yang berasal dari pusat," kata Sarwono. Karena hutan tropis yang ada sudah begitu rusak. Sehingga dengan cuaca panas, gesekan ranting saja bisa menimbulkan kebakaran.
Sutarto - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|