Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia Siapkan Bukti Baru untuk Hasan Tiro
Kamis, 17 Juni 2004 | 19:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia akan mengupayakan dan menyiapkan kembali bukti-bukti baru yang menunjukkan keterkaitan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai organisasi teroris internasional. Bukti-baru itu disiapkan untuk menunjang proses hukum yang tengah dilakukan oleh Kejaksaan Stockholm terhadap Presiden GAM Hasan Tiro serta dua tokoh GAM lainnya.

"Semua bukti baru yang terkait dengan kegiatan GAM, baik di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) maupun di tempat lain sedang diupayakan dan disiapkan melalui tim kepolisian yagg dikirim ke sana (Swedia)," ucap Menko Polkam Ad Interim Hari Sabarno usai rapat koordinasi khusus di Jakarta, Kamis (17/6). Menurutnya, langkah itu diambil untuk mengantisipasi kalau pihak Swedia membutuhkan tambahan bukti baru.

Ketika ditanya apakah pemerintah Indonesia sudah cukup baukti untuk mengkaitkan GAM dengan organisasi teroris internasional, Sabarno mengatakan, "Ya kalau tidak ada bukti, buat apa capai-capai datang ke Swedia bawa bukti," katanya ketus. Artinya, jika pihak Swedia perlu bukti tambahan, Indonesia akan siapkan. Materi bukti-bukti itu, lanjut dia, tentu saja tergantung dari permintaan pihak Swedia.

Rapat itu sendiri dihadiri oleh Menlu Hasan Wirajuda, Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra, Jaksa Agung MA Rahman, Kepala BIN Hendropriyono, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Polisi Suyitno Landung sebagai perwakilan Kapolri. Selain membahas soal Hasan Tiro, rapat itu juga membahas persoalan tokoh RMS Alex Manuputty yang saat ini kabur ke Amerika Serikat.

Seperti diketahui, Selasa (15/6) waktu setempat, Kejaksaan Distrik Stockholm dan Kepolisian Swedia telah menangkap Presiden GAM Hasan Tiro, Perdana Menteri GAM Malik Mahmud, dan Menlu GAM Zaini Abdullah. Ketiganya lalu diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran berat hukum internasional. Dua di antara tokoh GAM itu, yakni Malik Mahmud dan Zaini Abdullah bahkan sudah ditahan.

Menurut Sabarno, selain untuk memberikan dukungan bukti yang baru, tim dari kepolisian itulah yang akan melakukan kerja sama dengan pihak Swedia jika ada hal yang ingin diketahui oleh pihak Indonesia. "Mungkin saja secara tidak langsung ada pertanyaan yang ingin dikemukan dan dikorek dari tokoh GAM, maka hal itu bisa langsung dilakukan," katanya.

Sabarno menjelaskan, tim yang sudah merapat ke Swedia itu baru kemarin tiba dan pagi ini sedang melukukan negosiasi kegiatan yang difasilitasi oleh Kedubes RI di sana agar bisa mengiktui atau memantau perkembangan kasus Hasan Tiro, dkk.

Yandhrie Arvian – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menlu: Basis GAM di Luar Negeri Sudah Habis
Komisi Pertahanan Minta GAM Terus Diwaspadai
Polri Upayakan Ekstradisi Hasan Tiro Cs
Petinggi GAM di Swedia Ditahan Polisi
Kapolsek dan Pangsagoe GAM Ditangkap
GAM Serang Pos Brimob
Besok, Presiden Akan Sampaikan Keppres Status Aceh
Ferry Santoro Dibebaskan
GAM Siap Kembali Ke Meja Perundingan
Polri akan Kirim Bukti ke Swedia
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data