Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polri Upayakan Ekstradisi Hasan Tiro Cs
Kamis, 17 Juni 2004 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Republik Indonesia mengupayakan ekstradisi terhadap tiga pimpinan atau salah satu diantara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tertangkap di Swedia. "Kita bicarakan lebih lanjut, kemungkinan ekstradisi terhadap semua tersangka atau salah satu,” kata Kapolri Jendral Da'i Bachtiar kepada wartawan usai menghadiri wisudawan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kamis (17/6).

Selain itu Da'i mengatakan pihaknya akan meminta kesediaan penyidik Swedia untuk memberikan akses kepada Perwira Polri agar dapat memeriksa ketiga pemimpin GAM itu. "Sangat tergantung dengan apa yang diberikan mereka disana. Apakah akan diberikan kesempatan untuk memeriksa atau terima hasilnya", katanya.

Seperti diketahui Selasa (15/6) lalu, kepolisian Swedia menangkap dan menahan tiga pimpinan yakni Presiden GAM Hasan Tiro, Perdana Menteri Malik Mahmud, dan Menteri Luar Negeri Zaini Abdullah. Malik dan Zaini langsung ditahan di Kepolisian Swedia, sedangkan Hasan Tiro menjalani pemeriksaan di rumahnya.

Menanggapi tertangkapnya ketiga petinggi GAM itu Polri mengirimkan kedua perwira menengah yakni, unit keamanan dan transnasional mabes polri, Komirsaris Besar I Gm Sumekta, AKBP Zeldy Ramadhan dan AKBP Hasan Malik. Ketiganya berangkat Rabu (16/6) lalu. Da'i Bachtiar juga mengatakan, pengiriman perwira adalah bagian dari tanggung jawab Indonesia utnuk mempertanyakan khusus pelanggaran HAM oleh pimpinan GAM di Indonesia.

Ditambahkan juru bicara Mabes Polri Dirjen Pol. Paiman, pengiriman ketiga perwira ke Swedia adalah bagian dari kerjasama antara kepolisian Swedia dengan kepolisan RI. "Kita dalam hal ini menjemput bola, dalam arti kata harus ikut khususnya masalah-masalah di Nanggroe Aceh Darussalam", kata Paiman. Apakah perwira membawa bukti tambahan? Paiman mengatakan, belum mengetahui lebih jelasnya.

Martha Warta – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Petinggi GAM di Swedia Ditahan Polisi
Kapolsek dan Pangsagoe GAM Ditangkap
GAM Serang Pos Brimob
Besok, Presiden Akan Sampaikan Keppres Status Aceh
Ferry Santoro Dibebaskan
GAM Siap Kembali Ke Meja Perundingan
Polri akan Kirim Bukti ke Swedia
Kejaksaan Stockholm Tagih Janji Polisi
13 Pasukan GAM Menyerah
Proses Penyanderaan GAM Akan Dijadikan Bukti ke Swedia
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data