Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KPU Imbau Sosialisasi Pemilu Berimbang
Kamis, 10 Juni 2004 | 14:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap media massa turut membantu dalam mensosialisasikan pemilu kepada masyarakat secara berimbang. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan para redaktur media massa di Hotel Grand Melia Jakarta, Kamis (10/6).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin, Ketua Pokja Pemilu Hamid Awaludin, Ketua Pokja Sosialisasi Pemilu Valina Sinka serta para redaktur media massa.

Dalam kesempatan itu Valina mengimbau kepada media massa untuk mensosiliasasikan pemilu pada masyarakat. "Saya mengharap agar insan media massa bisa mensosialisasikan pemilu mendatang kepada masyarakat karena masyarakat harus benar-benar mengetahui tentang tata cara pencobloskan yang benar dan sah atau tidaknya suara," ujarnya.

Sementara Nazaruddin menyatakan bahwa pada dasarnya pemilu presiden 5 juli akan lebih mudah dibanding pemilu legislatif. Namun dirinya merasa bahwa hal ini masih perlu disosialiasikan kepada masyarakat khususnya di daerah-daerah yang kebanyakan belum paham tata cara pemilu.

Nazaruddin juga menyampaikan bahwa KPU tetap akan meningkatkan kewaspadaan sehingga pemilu presiden tidak akan mengalami gangguan. "Hingga hari ini kampanye pemilu masih berjalan aman, adem, ayem dan damai. Ini diharapkan juga akan terjadi pada saat pemilu 5 Juli mendatang," katanya.

Sementara itu mengenai kampanye pemilu yang dinilai kurang semarak, Hamid menjelaskan bahwa semua itu disebabkan karena minimnya dana dari masing-masing capres dan cawapres. "Saat ini kampanye tidak harus dengan kerumunan massa. Para capres dan cawapres sepertinya menilai bahwa kampanye melalui media massa lebih efektif dan mengena masyarakat," kata Hamid.

Berkaitan dengan tayangan-tayangan televisi yang menampilkan capres dan cawapres atau lainnya yang cenderung ke arah blocking time, KPU menyatakan semua itu bukan kewenangannya selama televisi tidak terlalu menonjolkan orang-orang tertentu dalam acara tersebut.

"KPU tidak bisa mencampuri dapur pers. Semua itu kami serahkan kepada redaksinya sehingga kebijakan itu ada pada mereka. KPU akan mengambil sikap jika pada penanyangan itu akan menonjolkan orang-orang tertentu yang berkaitan dengan capres dan cawapres.

Suryani Ika Sari - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hamzah Dukung Dibukanya Kembali Kasus 27 Juli
Ratusan Ulama Jatim dan Kalsel Dukung Hamzah-Agum
Kejati DKI Belum Terima Berkas 27 Juli
SBY-Jusuf Kalla Terpopuler
SBY: Pengusutan Kasus 27 Juli Terkesan Dipaksakan
SBY Dialog Terbatas Dengan Mahasiswa UI
Diduga Pusat Kekuasaan Ingin Kasus 27 Juli Diusut
Megawati Makan Malam Bersama Warga Malang
PPS dan KPPS di Kendari Ancam Boikot Pilpres
Target Pertumbuhan Ekonomi Tim SBY-Kalla Dipertanyakan
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Profil Nazaruddin Sjamsuddin
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data