Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menlu: Keributan Pekerja Rusak Citra Indonesia
Selasa, 08 Juni 2004 | 13:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda menyatakan kerusuhan yang terjadi antar-tenaga kerja Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu lalu, bisa merusak citra Indonesia di dunia internasional.

“Hal seperti itu tentunya memperlihatkan citra yang tidak baik bagi kita,” ujar Wirajuda seusai membuka lokakarya yang bertemakan “Tantangan Usaha Kecil dan Menengah di Era Globalisasi” yang berlangsung di Hotel Aryadutta, Selasa (8/6).

Kerusuhan yang terjadi di Distrik Kuala Langat, Kuala Lumpur, menyebabkan dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Mereka yang tewas adalah Afandi Ali, 30 tahun, dan putrinya, Nurul Izati, 18 bulan. Sedangkan yang luka-luka yaitu Mohamad Hasdar, 20 tahun, dan istri Afandi, Khadijah Omar, 30 tahun.

Wirajuda sendiri menyesalkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa pemerintah akan menghormati tindakan hukum yang akan diambil pemerintah Malaysia terhadap para pelaku. “Kita hormati sepenuhnya berlakunya hukum pidana Malaysia untuk mereka, siapapun yang terlibat tindak pidana,” tegas dia. Menurutnya, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di negeri jiran itu, tidak ada pengecualian terhadap warga manapun, termasuk warga Indonesia.

Berkenaan dengan masalah tenaga kerja Indonesia di Malaysia, kata dia, kedua pemerintah telah bersepakat untuk menghasilkan suatu kesepakatan yang khusus mengatur masalah pembantu rumah tangga. Namun, hingga saat ini, lanjut dia, belum ada jadwal pasti untuk melanjutkan pembicaraan mengenai hal itu.

Menteri Luar Negeri Malaysia Syed Hamid Albar memastikan, kerusuhan tersebut tidak akan meluas hingga mengganggu keamanan dalam negeri negaranya. “Saya pikir yang paling penting, dari segi mayoritas (pekerja Indonesia) tidak menimbulkan masalah,” tegas dia saat dihubungi melalui telepon genggamnya secara terpisah.

Dia menambahkan, kerusuhan itu sendiri hanya berskala kecil dan tidak akan mengganggu citra pekerja Indonesia di Malaysia. Lebih lanjut dia mengungkapkan, pemerintahnya akan mengambil tindakan tegas terhadap para pekerja yang terlibat dalam insiden ini.

Dia juga merasa yakin, peristiwa tersebut tidak akan mengganggu hubungan bilateral di antara kedua negara. “Karena hubungan kita melampaui batas kejadian-kejadian tertentu,” kata dia dengan nada mantap.

Faisal - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Nirmala Bonat Ingin Didampingi Ibunya
Ibunda dan Paman Nirmala Tiba Kembali di Kupang
Senin, Koalisi Perempuan Gelar Aksi Seribu Payung
Yogya Tidak Akan Kirim Pembantu ke Malaysia
Lagi, 21 TKW Gelap Asal NTT Dipulangkan
Sumatera Selatan Hentikan Pengiriman Pembantu ke Luar Negeri
270 TKW Mengalami Nasib Seperti Nirmala
Direktur PT. Akbar Insan Prima Terancam Hukuman Penjara
Besok Jacob Temui Menteri SDM Malaysia
Presiden : Perketat Izin TKI
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data