Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Baru Satu Capres-Cawapres Revisi Data Kekayaan
Rabu, 02 Juni 2004 | 20:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyampaikan, dari lima pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, hanya satu pasangan yang sudah merevisi laporan daftar kekayaannya dari 2000-2004 (sudah mengisi formulir C), yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Hal ini disampaikan KPK pada konferensi pers, Rabu (2/6) di kantor KPK Jakarta.

KPK memang sudah menerima laporan daftar kekayaan kelima pasangan capres dan cawapres. Tapi, laporan-laporan tersebut diperoleh dari lembaga lain, seperti KPKPN atau KPU. Untuk pemilihan presiden, KPK memutuhkan data terbaru.

Oleh KPK, laporan kekayaan yang ada dikategorikasi menjadi tiga. Pertama adalah laporan kekayaan mantan pejabat yang belum pernah melaporkan kekayaanya. Mereka adalah Wiranto, Salahuddin Wahid, Hasyim Muzadi dan Siswono Yudo Husodo.

Menurut Wakil Ketua KPK Erry Riana Hardjapamekas, keempat capres dan cawapres itu belum melaporkan kekayaan mereka karena saat mereka menjabat, KPKPN belum terbentuk. Tapi daftar kekayaan mereka sudah dilaporkan ke KPU dan KPK.

Kedua adalah kategori pejabat yang pernah menjabat tetapi mengundurkan diri, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Sedangkan kategori ketiga, yaitu mereka yang masih menjabat, yaitu Megawati, Amien Rais, Hamzah Haz, dan Agum Gumelar.

Dari catatan KPK, semua laporan daftar kekayaan mereka sudah memenuhi syarat pencalonan capres dan cawapres. Berdasarkan undang-undang pemilu presiden, para capres dan cawapres tidak perlu memberikan data paling mutahir tapi yang diperlukan kejujuran dan kelengkapan data.

KPK akan memeriksa kebenaran daftar laporan kekayaan mereka dan menyampaikan ke publik untuk mendapat masukan dari masyarakat.

Sunariyah - Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPU: Surat Izin Cuti Mega dan Hamzah Belum Sampai
Agum Gumelar Prioritaskan Penerapan Disiplin
Hasyim Muzadi: Kabinet Harus Loyal kepada Negara
Wiranto Berjanji Penuhi Tiga Keinginan Rakyat
Amien-Siswono Berjanji Berani Tindak Koruptor
KPU Undi Nomor Urut Debat Capres dan Cawapres
KPI: Tak Ada Pelanggaran di Hari Pertama Kampanye
Yudhoyono-Kalla Kampanye Perdana di Makassar
Hamzah Haz Kunjungi Pasar Johar
Ribuan Massa Sambut Megawati di Pasar Koja
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Apa Kata Wiranto
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 19 Tahun 2000 Tentang Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Partai Demokrat
Info Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data