warning ke KPU agar melibatkan lembaga sandi negara tapi tidak dihiraukan," kata Wakil Ketua Komisi I Amris Hasan.">
     
  Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR Akan Minta KPU Libatkan Lembaga Sandi Negara
Senin, 31 Mei 2004 | 15:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi I bidang Pertahanan dan Keamanan DPR akan menegur Komisi Pemilu Umum (KPU) jika tidak melibatkan lembaga sandi negara dalam pengamanan kebocoran kerahasiaan negara pada pemilihan presiden mendatang. Teguran ini akan dilakukan DPR karena selama ini KPU tidak mau melibatkan lembaga sandi negara dalam pengamanan kode sandi.

"Tahun 2002 komisi I sudah memberikan warning ke KPU agar melibatkan lembaga sandi negara tapi tidak dihiraukan," kata Wakil Ketua Komisi I Amris Hasan, kepada wartawan di sela-sela rapat kerja dengan Lembaga Sandi Negara di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (31/5).

Amris memaparkan, ketidakhirauan KPU ini menyebabkan kebocoran pengamanan sandi di KPU dalam pemilu legislatif lalu. Masuknya hecker yang menerobos hasil penghitungan suara KPU pada pemilu lalu bukti dari lemahnya pengamanan rahasia negara.

Amris menambahkan, selain itu, DPR akan meminta Lembaga Sandi Negara mempersiapkan diri menghadapi pemilihan presiden itu. Dari segi peralatan dan SDM, Lembaga Sandi Negara sudah menyatakan kesiapannya. Dewan juga meminta panitia anggaran segera menyiapkan budget untuk ini.

Ketua Lembaga Sandi Negara, Nachrowi Ramli, menyatakan kesiapannya terlibat dalam pengamanan kerahasiaan negara bersama KPU. Dia menyatakan, dari peralatan sampai tenaga operasional, lembaganya sudah memiliki kesiapan lebih tinggi dari sebelumnya.

Istiqomatul Hayati - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Polisi dan TNI se-Surakarta Berkordinasi
Hamzah Setujui Kontrak Sosial dengan Mahasiswa
Xanana Bantah Wiranto Beri Janji
16 Ribu Personel Polda Amankan Kampanye
Mega-Hasyim Paparkan Program Ekonomi
Presiden: Beritahu Latar Belakang Capres dan Cawapres
Massa Parpol Minta KPU Palembang Dibubarkan
Amien Rais dan Yudhoyono Lakukan Dialog Terbuka
Hasyim: Kampanye Menyerang Pribadi Melanggar UU dan Etika
Wiranto: Semua Pemimpin Indonesia Gagal Wujudkan Cita-Cita Bangsa
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Apa Kata Wiranto
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Partai Demokrat
Info Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data