Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Akbar: Instruksi Gunawan Akan Mengundang Reaksi Keras
Minggu, 30 Mei 2004 | 14:44 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Instruksi agar kader PDIP yang menjadi gubernur, bupati dan wali kota memfasilitasi pemenangan Megawati dalam pilpres mendatang, dinilai Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung sebagai pelanggaran undang-undang. Instruksi yang disampaikan Ketua DPP PDIP Gunawan Wirosarodjo dalam deklarasi Tim Kampanye Mega - Hasyim di Semarang Jumat (28/5) lalu itu juga akan mengundang reaksi keras dari capres lain maupun dari masyarakat luas.

"Ya tidak boleh dong, pejabat pemerintah, pejabat negara menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye, itu bertentangan dengan undang-undang. Jika sampai terjadi maka mereka telah melanggar UU yang mengatur masalah pilpres," ujar Akbar Tandjung di sela-sela memberi pembekalan para jurkam untuk pasangan Wiranto-Solahuddin se-Jateng, Jatim, dan DIY yang diadakan di Rumah Makan Diamond, Solo, Minggu (30/5).

Menurutnya, semua dana maupun fasilitas kampanye yang digunakan pasangan capres dan cawapres harus berasal dari parpol yang mencalonkan maupun dana milik pribadi pasangan. Jika ada ada bantuan dari seseorang ataupun pengusaha harus sesuai dengan UU yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan kepada KPU. "Saya harap semua pasangan capres dan cawapres bersaing dengan sehat dan fair. Nanti kalau ada yang menggunakan fasilitas birokrasi untuk pasangan tertentu bisa memunculkan reaksi keras dari pasangan lain, parpol lain, maupun dari masyarakat luas," tukasnya.

Ketua Tim Pemenangan Pilpres Pasangan Wiranto-Solah, Slamet Effendy Yusuf menyatakan, kalau ada instruksi seorang ketua partai kepada kepada gubernur, bupati dan walikota untuk memenangkan pasangan presiden tertentu maka hal itu sudah tidak pada tempatnya. Slamet mempersilahkan kalau instruksi tersebut hanya untuk kader partai sendiri. "Jangan memaksakan birokrasi, karena mereka harus netral," kata Slamet yang berada di Solo mendamping Akbar bersama dengan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar lainnya.

Sejumlah media, Minggu (30/5) merealese pernyataan Gunawan Wirosarojo yang menginstruksikan kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota kader PDI Perjuangan untuk memfasilitasi pemenangan pasangan capres Megawati Soekarnoputri dan cawapres Hasyim Muzadi di daerahnya masing-masing. Gunawan mengatakan secara resmi dirinya meminta bantuan kepada bupati dan wali kota untuk memberikan fasilitas dalam upaya kampanye sampai tingkat kecamatan.

Di Jawa Tengah, tercatat sedikitnya 22 bupati dan walikota yang merupakan kader PDI Perjuangan atau saat pemilihan dicalonkan oleh Fraksi PDI Perjuangan. Menurut Gunawan, sudah sewajarnya kalau bupati/wali kota ikut memperjuangkan partai yang sedang punya pekerjaan. Dikatakannya, ironis kalau bupati atau wali kota kader PDI Perjuangan tidak memperjuangkan partai. Namun keterlibatan kepala daerah tersebut bukan masuk dalam struktur sebagai juru kampanye.

Imron Rosyid - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wiranto Dijadwalkan Bertemu Pengusaha di Batam
Pendukung Amien Rais Deklarasikan FORMASI
Wiranto Bertemu Xanana di Bali
Baru SBY dan Amin Rais Daftar di KPU Lhokseumawe
Golkar - PKB Optimis Masuk Putaran Dua
Megawati Kunjungi Keraton Cirebon
Pertemuan MK, Tanpa Pasangan Megawati dan Hamzah
Wiranto : Pernyataan Kivlan Fitnah
Jargon 'Slamet Donya Akherat' Mega-Hasyim DIY
Ormas Golkar-NU Bentuk Tim Sukses Wiranto
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Profil Akbar Tandjung
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI nomor 31 Tahun 2002 Tentang Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Partai Demokrat
Info Pemilu
Anti-Politisi Busuk
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data