|
Nasional
Presiden Bertemu Lurah dan Kepala Desa se-Jawa Barat
Minggu, 30 Mei 2004 | 14:17 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor: Presiden Megawati Soekarno Putri bertatap muka dengan 5 ribuan orang pejabat daerah mulai dari gubernur, bupati, walikota hingga lurah dan kepala desa se-Jawa Barat (Jabar) di Istana Bogor, Minggu (30/5). Pertemuan itu dimaksudkan untuk mengevaluasi program bulan bhakti gotong royong yang dicanangkan tanggal 19 Mei lalu.
Presiden Megawati dalam pidatonya lebih banyak bernostalgia tentang ayahnya Soekarno dan kecintaannya kepada Jabar. Ia mengatakan, awal perjuangan Bung Karno dimulai di Jawa Barat saat dirinya banyak bergaul dengan ulama, petani dan kepala-kepala desa. "Beliau melihat banyak gerakan untuk lepas dari penjajah yang dimulai di Jawa Barat," kata dia.
Terkait pemilihan umum (Pemilu) presiden dan wakil presiden, Presiden mengatakan, inilah saatnya memilih figur dengan hati nurani. Menurutnya, pemilihan figur yang tepat akan membuat tata pemerintahan berjalan baik dan membawa perahu bangsa ini melaju lebih capat.
Gubernur Jabar Danny Setiawan menegaskan, pertemuan itu bukan forum dukung mendukung capres. "Bukan siapa yang mau dipilih, tapi bagaimana supaya situasi kondusif pada pemilu presiden,' Katanya.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno mengatakan kebersamaan sangat diperlukan, apalagi menjelang Pemilu. Pasalnya, pilihan politik setiap orang berbeda, bahkan antara suami istri. "Jangan nanti karena beda, satu bulan tidur berhadapan punggung," katanya berseloroh.
Hari mengatakan, pemerintah pusat juga memberikan bantuan Rp. 3,1 milyar untuk pengembangan kecamatan dan lingkungan. Bantuan diberikan kepada 7 kabupaten/kota, 21 kecamatan dan 21 desa/kelurahan. Selain itu pemerintah daerah Jabar juga mengucurkan bantuan Rp 100 juta untuk setiap desa dan Rp 5 juta untuk setiap kelurahan di Jabar dalam program Raksa Desa.
Deddy Sinaga - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|