Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Banyak Dana Kampanye Tidak Dilaporkan
Jum'at, 28 Mei 2004 | 14:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Transparency International Indonesia memperkirakan banyak dana kampanye yang tidak dilaporkan partai politik ke Komisi Pemilihan Umum. Hal itu, didasarkan pada perbedaan nilai belanja kampanye yang dikeluarkan partai politik dengan dana yang diperoleh selama kampanye lalu.

Sekretaris Jederal Transparency International Indonesia, Emmy Hafild, mengatakan di negara-negara lain hal seperti ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berat pemilihan umum. "Hal itu bisa jadi indikasi pencucian uang," katanya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (28/5).

Berdasarkan perhitungan lembaga ini, selama kampanye kemarin PDI Perjuangan paling tidak membelanjakan Rp 241 miliar untuk kampanye. Disusul partai golkar diurutan kedua dengan belanja kampanye sebesar Rp 169 miliar. Padahal, berdasarkan data yang dilaporkan ke KPU, dana kampanye yang berhasil dikumpulkan PDIP hanya sebesar Rp 103 miliar, sedangkang Partai Golkar hanya mengumpulkan dana kampanye sebesar Rp 83 miliar.

Perbedaan besarnya dana yang tercacat, kata Emmy, kemungkinan besar disebabkan basis perhitungan biaya yang berbeda antara yang dipergunakan lembaga ini dengan data partai politik.

Dia menunjuk pada biaya kampanye yang secara nyata sebenarnya dikeluarkan, tetapi tidak tercatat dalam rekening kampanye partai. Misalnya, biaya kampanye untuk pembuatan alat peraga kampanye, pemberian uang bensin peserta kampanye yang dikeluarkan dari kantong pribadi calon legislatif.

Selain membuktikan tidak transparannya partai politik, hal itu menunjukan kelemahaman partai politik dalam mengelola keuangannya. Emmy mengkhawatirkan besarnya dana yang tidak tercatat akan mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden terpilih nanti yang disebabkan besarnya hutang budi kepada penyumbang dana kampanye.

Disamping dana kampanye Pemilu Legislatif lalu, tercatat pengeluaran biaya kampanye melalui media cetak dan televisi yang dikeluarkan oleh pasangan calon presiden selama periode 1 hingga 15 Mei. Selama periode itu, dua pasangan calon presiden, Yudhoyono-Kalla dan Amien-Siswono, telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 3,6 miliar untuk iklan. Pasangan Yudhoyono-Kalla mengeluarkan dana sebesar Rp 3,45 miliar. Amin dan Siswono secara keseluruhan telah membelanjakan dana kampanye Rp.160 miliar.

Untuk mengantisipasi ketidaktransparanan dana Pemilu, seharusnya sehari sebelum kampanye presiden, setiap kontestan wajib menyerahkan saldo awal rekening dana kampanyenya ke KPU. Setelah itu, tiga hari setelah perhitungan suara mereka wajib menyerahkan saldo akhir rekening kampanyenya.

Sapto Pradityo – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Fadli Zon: Saatnya Menguliti Keburukan Semua Capres
Amien-Siswono Raup Rp 14 MIliar
Ketua DPRD Rembang Belum Dieksekusi
11 Partai Politik Dukung Amien-Siswono
MK: PNBK Bisa Raih Satu Kursi DPRD Gianyar
Ketua PWNU: PKB Kok Tidak Nurut NU
Hamzah Akan Kampanye Selama 18 Hari
Senin Depan, Salahudin Wahid Dipanggil Panwaslu
Soal Travel Warning, Panglima TNI Jamin Keamanan
Polri Tambah Kekuatan Jelang Pemilihan Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Apa Kata Wiranto
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
Partai Demokrat
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data