Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jenasah Ferry Silalahi Tiba di Kejaksaan Agung
Jum'at, 28 Mei 2004 | 13:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Almarhum Ferry Silalahi, 40 tahun, Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang tewas diberondong peluru, tiba di kantor Kejaksaan Agung, Jumat (28/5) pukul 11.25 WIB. Iring-iringan mobil jenasah sebelumnya sempat menempuh perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kantor Kejaksaan Agung jalan Sultan Hasanuddin Jakarta Selatan.

Selain disambut beberapa anggota keluarga, suasana duka sangat terasa di pintu utama gedung Bundar Kejaksaan Agung yang menjadi konsentrasi penjemputan jenasah. Puluhan staf berseragam coklat lengkap dengan pakaian dinas hariannya, sejak pagi sudah bergerombol di mulut pintu menanti detik-detik tibanya jenasah Ferry Silalahi.

Beberapa petugas sejak pagi terlihat sibuk mempersiapkan upacara pelepasan jenasah dan prosesi doa sebelum dikebumikan di Taman Pemakaman Cibinong.

Terlihat hadir memimpin upacara pelepasan jenasah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Sudono Iswahyudi. Selain itu, hadir pula Jaksa Agung Muda Pidana Umum Haryadi Widiyase, Jaksa Agung Muda Perdata Umum Harepilemi, Jaksa Agung Muda Pengawasan Ahmad Lopa, dan Jaksa Agung Muda Intel Bastrip Arif.

Diluar itu, semua kepala Kejaksaan Negeri se-DKI Jakarta serta seluruh staf Kejaksaan Agung terlihat hikmat mengikuti acara pelepasan jenasah yang dipusatkan di gedung Sasana Pradana. Dalam sambutan singkatnya, Jampidsus Sudono Iswahyudi menyatakan, pihaknya merasa kehilangan, tertekan dan menyesalkan peristiwa hingga tewasnya Ferry Silalahi. Peristiwa ini menurut Sudono sangat ironis ditengah-tengah masyarakat mendambaikan tegaknya hukum.

Secara institusional, Sudono menyatakan, tidak bisa menerima perbuatan keji tersebut dan menyatakan tekad meneruskan tugas penegakan hukum yang begitu gigih dipegang oleh almarhum. "Kami akan menerapkan hukum tegas dan keras kepada mereka yang bermaksud mengagalkan penegakan hukum di negeri ini," kata Sudono terbata-bata.

Apalagi yang menjadi sasaran adalah jajaran penegak hukum seperti jaksa, polisi, dan hakim yang menjadi pihak terancam dalam proses penegakan hukum. Sudono mengharap, aparat segera menangkap pelaku dan dibawa di pengadilan untuk diadili.

Peristiwa tewasnya Ferry ini, menurut Sudono, tewasnya Ferry merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia. Apalagi yang ditangani almarhum adalah tidak hanya kasus terorisme tetapi juga korupsi dan kasus besar lainnya.

"Semoga cita-cita almarhum bisa dilanjutkan oleh para jaksa yang masih ada dengan terus berjuang menegakan hukum," kata Sudono.

Selesai proses upacara dan doa, jenasah lalu dibawa ke rumah duka di jalan Radio Dalam. Rencananya siang ini juga jenasah akan dikebumikan di Taman Pemakaman Cibinong.

Ecep S Yasa – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jaksa Muda Tewas Tertembak
Jaksa Kasus Beteleme Ditembak Mati
Abu Jibril Kembali Diperiksa
Ba'asyir Minta Berkasnya Dilimpahkan Segera
Terdakwa Bom Sri Redjeki Divonis 10 Tahun
Terdakwa Bom Marriot Dihukum Tujuh Tahun
Abu Jibril: "Tidak Ada Tuduhan Terorisme"
Abu Jibril Diperiksa Mabes Polri
Abu Jibril Sakit Maag dan Tulang Belakang
Ribuan Kader PKS Kutuk Kebiadaban Amerika
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Osama Bin Laden
Al-Qaida
Pengejaran Dr. Azahari dan Noordin Mohamad Top
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data