Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

1.000 Rumah Untuk Wartawan Segera Dibangun
Rabu, 26 Mei 2004 | 17:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar seribu unit rumah tipe sederhana sehat (RSH) berlokasi di Tambun Bekasi yang akan dibangun untuk wartawan diresmikan pencanangannya oleh pemerintah, Rabu (26/5).

Sejumlah rumah itu merupakan bagian dari program sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang telah dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu dengan memanfaatkan KPR bersubsidi.

Selain untuk kalangan pers, di lokasi yang terletak sekitar 5 kilometer dari Pasar Tambun Bekasi itu juga akan dibangun untuk kalangan masyarakat lainnya. Tanah yang telah tersedia untuk kawasan perumahan tersebut sekitar 50 hektare dengan status sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Untuk tahap awal, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah di kawasan itu sekitar 25 hektare.

Rencananya tipe rumah yang akan dibangun adalah tipe RSH 22, 27, 29, 36, 45, dan 54. Sementara luas tanahnya berkisar 60, 66, 72, dan 96.

Peresmian dan peletakan batu pertama perumahan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Permukiman Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Syarifudin Akil. Hadir pula dalam peresmian itu Ketua PWI Pusat Tarman Azzam, Wakil Wali Kota Bekasi, dan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta pihak pengembang perumahan, PT Sinar Indo Jaya.

Direktur Utama PT Sinar Indo Jaya, Budi Kartika, menyatakan kawasan pembangunan perumahan itu disubsidi oleh Jamsostek dan dari Bank BTN berupa subsidi selisih bunga dan subsidi uang muka. "Sebetulnya adanya subsidi itu tergantung dari harga jual, yang penting harga itu tidak lebih dari Rp 36 juta, sedangkan harga jual itu sekitar Rp 25-26 juta untuk tipe di bawah 36," katanya usai peresmian.

Menurut Budi, subsidi yang ditawarkan hanya berlaku untuk tipe di bawah 36, yakni sekitar 10 persen dari total suku bunga Bank BTN yang berlaku saat ini 15 persen. Sedangkan uang muka yang ditawarkan sekitar Rp 3 juta untuk tipe di bawah 36. Sementara untuk tipe 36 ke atas tidak diberlakukan subsidi tersebut. Alasannya, harga jual saat ini untuk tipe 36 saja di atas ketentuan pemerintah, yakni sekitar Rp 40 juta.

"Berdasarkan ketentuan pemerintah, yang melebihi harga jual Rp 36 juta tidak akan dapat subsidi dan itupun kena PPN. Kalau di bawah 36 tidak kena PPN, sehingga harga disini yang kita kerjakan sesuai dengan program pemerintah satu juta rumah, jadi tipe 22 dan 29 masih bisa," papar Budi.

Budi menyatakan, jenis rumah yang akan dibangun dengan sistem rumah inti tumbuh. Artinya, dari rumah yang telah dibangun oleh pengembang, konsumen bisa menambah atau merombak sesuai dengan keinginan.

Dia menambahkan, target pembangunan rumah itu maksimal lima bulan setelah uang muka konsmen diserahkan. "Target pembangunan kami selaku developer akan mulai berjalan setelah uang muka itu betul-betul kita terima, baru bisa direalisasikan, sehingga setelah uang muka direalisasikan dalam waktu maksimal lima bulan rumah sudah bisa dibangun, langsung serah terima kunci," papar dia.

Direktur Jenderal Permukiman Depkimpraswil Syarifuddin Akil menyatakan, pembangunanperumahan untuk wartawan di kawasan itu merupakan bagian dari program pembangunan sejuta rumah yang telah dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Selain di kawasan itu, pihaknya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PWI Pusat untuk membangun perumahan di kawasan Cibinong dan Sawangan. "Ini juga memanfaatkan KPR subsidi. Sekarang kami tinggal menunggu proposalnya," kata dia.

Ketua PWI Pusat Tarman Azzam menyatakan, pembangunan perumahan itu diperuntukkan bukan hanya untuk anggota PWI, tetapi juga kalangan wartawan non-PWI. "Untuk tahun ini kita akan bangun sekitar 8.000 unit rumah untuk wartawan secara nasional yang tersebar di beberapa wilayah," kata dia. Hal tersebut sesuai dengan amanat Kongres XXI PWI di Palangkaraya Oktober tahun lalu.

Daerah-daerah yang telah menyatakan siap membangun perumahan untuk wartawan antara lain beberapa wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Padang, Medan, Bandar Lampung, Batam, Sumatera Selatan dan beberapa daerah lainnya.

Danto - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akan Bangun Jembatan Ambon-Bandara Pattimura
Terdakwa Kasus Tempo Minta Tomy Winata Ditahan
Koresponden New York Times Ditangkap Polisi
Amien: Saya Tidak Takut Tomy Winata
Dewan Pers Dukung Upaya Banding TEMPO
Ferry Santoro dan Sandera Lainnya Dibebaskan
AJI Protes Putusan Tempo Kalah
Tomy Winata Diduga Beri Kesaksian Palsu
Posko anti RMS protes TVRI Ambon
Rekaman Wawancara Identik dengan Suara Tomy Winata
> selengkapnya...


Referensi

Penyerangan Kantor MBM TEMPO
Hari-hari Menegangkan
Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan

Website

Dewan Pers
Situs Dewan Pers
Indonesia Media Law and Policy Centre


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk31 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data