|
Nasional
Kapolri Akui Ada Kawasan Belum Terawasi di Ambon
Senin, 24 Mei 2004 | 13:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Polri Jenderal (Polisi) Da'i Bachtiar mengakui masih ada kawasan yang belum terawasi di Ambon. Akibatnya, telah terjadi dua ledakan di kota itu sepanjang hari minggu yang menewaskan 1 orang dan melukai 5 orang lainnya.
"Penempatan bom itu selalu di tempat-tempat yang kurang pengawasan. Karena itu, harapan kami masyarakat bisa memberikan informasi," kata Kapolri usai acara Hari kebangkitan Nasional ke-96 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (24/5).
Kapolri menyesalkan masih adanya upaya provokasi di kota yang kembali memanas sejak bulan lalu itu. "Tapi syukur, masyarakat tidak terpancing," katanya. Dia meminta, masyarakat memberi kesempatan polisi mengungkap kasus itu dan menangkap pelakunya.
Di sisi lain, Kapolri optimis aparat kian dapat mengendalikan situasi di Ambon apalagi setelah adanya penambahan pasukan. Dia menilai, yang paling penting adalah terus menggelar razia senjata api gelap dan bahan peledak.
Deddy Sinaga – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|