|
Nasional
Gus Dur Minta Aksi Mogok Makan Dihentikan
Sabtu, 22 Mei 2004 | 18:44 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menyatakan memilih menjadi "golput" jika tidak lolos menjadi calon presiden. "Daripada kekerasan bakar-bakaran, lebih baik golput. Ini paling rendah di antara semua bentuk kekerasan," kata Gus Dur ketika menjenguk para pemuda Nahdlatul Ulama (NU) yang melakukan aksi mogok makan di KPU Jawa Tengah, Semarang.
Jika tidak lolos dalam pencalonan presiden, kata Gus Dur, KPU akan dituntut di pengadilan dan dirinya akan berada di luar sistem pemerintahan. "Saya tidak akan menjadi oposisi, karena oposisi lebih bertujuan untuk menjatuhkan seseorang, sementara saya akan membatasi diri dalam bidang demokrasi saja," kata Gus Dur. Untuk itu, Gus Dur meminta aksi mogok makan di Semarang dan beberapa daerah lain untuk membela diirnya, dihentikan. "Itu bisa menyulut kekerasan," kata Gus Dur.
Dian Yuliastuti - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|