Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menkopolkam Penguasa Darurat Sipil NAD
Selasa, 18 Mei 2004 | 12:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh belum tentu akan menjadi penguasa darurat sipil di Kepulauan Serambi Mekah tersebut menyusul perubahan status dari darurat militer ke darurat sipil sejak tanggal 19 Mei besok.Yang pasti akan ada pengiriman tim asistensi gabungan dari pusat yang akan membantu pelaksanaan pemerintahan di sana.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad Interim Hari Sabarno menyatakan sangat memungkinkan pemerintah pusat menjadi penguasa darurat sipil sesuai undang-undang no 23 tahun 1959. “Bisa jadi ketua badan pelaksana harian ditunjuk dari pusat yakni Menkopolkam sendiri”, ujar Hari Sabarno seusai rapat gabungan pemerintah dengan DPR di Gedung DPR Senin malam (l7/5).

Rapat yang berakhir hingga menjelang dini hari tersebut dihadiri Menko Kesra ad interim Malik fadjar, menkopolkam ad interm Hari Sabarno, Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto, Jaksa Agung MA Rachman, Kapolri Jenderal Polisi Dai Bachtiar dan utusan Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Djakti.

Dalam rapat yang dipimpin wakil ketua DPR Soetarjo Soeryogoeritno dan AM Fatwa dibahas mekanisme pemantapan pemerintahan, pemulihan keamanan, penegakkan hukum, sebagai bagian dari operasi terpadu. Selanjutnya dijelaskan Hari Sarbano operasi terpadu di NAD itu akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Mengenai tim asistensi dari pusat menurut Hari Sabarno merupakan organisasi gabungan dari berbagai macam instansi. Dalam tugasnya nanti akan melakukan pengendalian operasi terpadu bersama-sama dengan pemerintah setempat.

Hari Sabarno menegaskan Abdullah Puteh tetap memiliki tangung jawab sebagai gubernur. Ini sangat penting terutama untuk mengetahui wilayah mana saja di kabupaten/kota yang keamanannya masih terganggu. Dikatakannya secara umum suasana di Aceh dapat dikendalikan melalui pendekatan kemanusiaan dan operasi terpadu lainnya sehingga patut dirubahnya status darurat dari militer ke sipil.

Anggota DPR dari Fraksi Perjuangan Teras Narang menyatakan kendati status militer berubah menjadi darurat sipil namun DPR meminta TNI/POLRI tetap di posnya masing-masing.. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kondisi NAD aman dan stabil dari ancaman gangguan keamanan GAM.

Tentang tim asistensi dari pusat Teras Narang menyatakan prinsipnya DPR bisa memahami dan menyetujui keputusan pemerintah itu. Namun ditegaskan tim asistensi tersebut tidak ada kaitannya dengan dugaan korupsi Abdullah Puteh. ”Kalau mau diperiksa silakan saja tapi sepenuhnya itu wewenang Kejaksaan Tinggi setempat“, kata Teras Narang.

Ecep S.Yasa – Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

25 Narapidana GAM Tiba di Malang
Besok, Presiden Akan Sampaikan Keppres Status Aceh
GAM Siap Kembali Ke Meja Perundingan
Pemerintah Diminta Copot Abdullah Puteh
Pembebasan Ferry Masih Dinegosiasikan
Penguasa Darurat Sipil Sebaiknya dari Pusat
Status Aceh Kemungkinan Menjadi Darurat Sipil
Kapuspen: TNI Beri Peluang Pembebasan Sandera
Ikatan Rakyat Aceh Datangi Istana Presiden
Polri akan Kirim Bukti ke Swedia
> selengkapnya...


Referensi

Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
Kepres RI No. 43Thn.2003 Tentang Pengaturan Kegiatan Warga Negara Asing, Lembaga Swadaya Masyarakat Dan Jurnalis Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 11 Thn.2003 Tentang Mahkamah Syariah Provinsi Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia
Maluku Media Centre (MMC)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data