Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur: Dua Pejabat Dalang Penjegalan
Sabtu, 15 Mei 2004 | 20:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdurrahman Wahid, mengungkapkan bahwa terdapat dua pejabat negara yang menjadi dalang penjegalan dirinya untuk maju menjadi calon presiden.

"Ada dua pejabat yanng sekarang bepergian ke luar negeri yang menjadi dalangnya," ujar Abdurrahman Wahid yang biasa disapa Gus Dur saat jumpa pers di DPP PKB, Sabtu (15/5). Gus Dur didampingi Sekretaris Dewan Syuro Arifin Djunaedi, Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKB Muhaimin Iskandar dan Pengurus PKB Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Gus Dur, niatan untuk menggagalkan dirinya menjadi calon presiden berawal dari SK KPU yang isinya cenderung untuk menghalangi pencalonannya dengan mensyaratkan kesehatan fisik. "Adanya SK KPU itu niatan jahat untuk menghalangi saya," katanya. Dua pejabat itulah, katanya, yang menjadi dalang dari SK KPU tersebut.

Dengan adanya hal itu, maka KPU dinilai juga telah melanggar UUD dan Undang-Undang No. 4 Tahun 1997. "KPU itu ceroboh, manipulatif. Sekarang mencoba lagi untuk mengulangi kesalahan," ujar Gus Dur. Walaupun mantan presiden ini menyesali tindakan KPU tetapi Gus Dur juga merasa kasihan dengan lembaga ini karena selalu ditekan-tekan untuk menjegal dirinya.

Gus Dur mengatakan pencalonan dirinya bukanlah kemauannya sendiri. "Saya berbuat ini untuk demokrasi, saya ini maju kena mundur kena," ujarnya, seraya berkelakar bahwa penghasilannya sebagai presiden lebih kecil dibanding jika dirinya memberikan ceramah-ceramah.

Pada kesempatan yang sama Gus Dur menyangkal bahwa dirinya telah mengancam KPU sehubungan dengan pernyataannya bahwa jika dirinya tidak maju sebagai calon presiden maka 70 persen warga NU akan golput. "Saya hanya mengingatkan saja, jika orang-orang bereaksi itu bukan salah saya," katanya.

Gus Dur mengatakan akan memposisikan dirinya di luar sistem kalau pencalonan dirinya gagal.
Dirinya juga sempat mengutarakan niat untuk membawa masalah ini ke sidang Mahkamah Konstitusi jika tidak diloloskan menjadi calon presiden oleh KPU.

Sementara Arifin Djunaedi mengungkapkan bahwa PKB tetap akan memenuhi kekurangan persyaratan administrasi seperti yang diminta KPU. Menurutnya, kesempatan untuk mencalonkan Gus Dur masih terbuka sampai pengumuman dari KPU pada tanggal 22 Mei yang akan datang.

Kofifah menjelaskan, sebenarnya sudah ada kompromi politik pada saat amandemen ketiga untuk menentukan persyaratan menjadi presiden. Kompromi saat itu adalah pasal mengenai terdakwa drop untuk kepentingan Golkar, persyaratan calon presiden harus sarjana juga drop untuk PDIP, sedangkan PKB meminta agar persyaratan jasmani diganti kemampuan secara jasmani dan rohani yang artinya kapabilitas kepemimpinan. "KPU dan IDI kan tidak ikut rapat amandemen saat itu," katanya.

Priandono Kusumo - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Amien Beri Saran Soal Pencalonan Gus Dur
Garda Bangsa: Kami Ikut Keputusan Gus Dur
Menko Polkam Bertemu Tiga Gubernur Sumatera
KPU Disesalkan Soal Kampanye Pilpres
Gus Dur Akan Tuntut KPU ke Pengadilan
Partai Demokrat Optimis SBY–Kalla Lolos Putaran Pertama
PKB Akan Lengkapi Persyaratan KPU
Hasyim Muzadi Datangi Pesantren Lirboyo
KPU Menolak Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
Warga NU Yogya Datangi Makam KH Ali Ma'sum
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Agum Gumelar
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Perolehan Kursi Partai di DPR
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
UU RI No.12 Thn.2003 Tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, Dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
Partai Demokrat
Departemen Dalam Negeri
Info Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [15]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data